Komjen Ahmad Dofiri, Jenderal Bintang 3 Polri Ternyata Seorang Santri
Muhajirin
Ahad, 05 Februari 2023 - 05:03 WIB
Komjen Ahmad Dofiri (tengah) (foto: Polri)
Komjen Ahmad Dofiri yang menjabat sebagai Kabaintelkam Polri ternyata seorang santri. Pria kelahiran 4 Juni 1967 itu belajar agama ala santri saat masih anak-anak di Indramayu, Jawa Barat.
Jenderal Bintang 3 itu lahir dan besar dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu dia sampaikan saat menghadiri salah satu acara NU di Depok, Jawa Barat. Saat menghadiri acara NU, kata dia, ibarat pulang kampung.
“Bagi saya NU seperti keluarga besar sendiri, karena lahir di kampung saya di Indramayu, dari keluarga besar NU. Ngajinya pun ala orang NU. Dulu saya mengaji kitab gundul di kampung dan bukan di pesantren. Tepatnya, Saya belajar mengaji di mushola,” kata Dofiri saat memberikan sambutan dalam Apel Akbar 11.000 Kader NU menyambut 1 abad NU di Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Baca Juga:Mawadah Muhtasib, Muslimah Pengrajin Kaligrafi Huruf Terbalik
Saat menyampaikan sambutan, Dofiri sempat menyontohkan cara mengaji ala NU saat dia masih kecil dulu. Dia membaca Surah Al-Fatihah, lalu diterjemahkan per kata menggunakan bahasa Jawa.
Jenderal Bintang 3 itu lahir dan besar dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu dia sampaikan saat menghadiri salah satu acara NU di Depok, Jawa Barat. Saat menghadiri acara NU, kata dia, ibarat pulang kampung.
“Bagi saya NU seperti keluarga besar sendiri, karena lahir di kampung saya di Indramayu, dari keluarga besar NU. Ngajinya pun ala orang NU. Dulu saya mengaji kitab gundul di kampung dan bukan di pesantren. Tepatnya, Saya belajar mengaji di mushola,” kata Dofiri saat memberikan sambutan dalam Apel Akbar 11.000 Kader NU menyambut 1 abad NU di Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Baca Juga:Mawadah Muhtasib, Muslimah Pengrajin Kaligrafi Huruf Terbalik
Saat menyampaikan sambutan, Dofiri sempat menyontohkan cara mengaji ala NU saat dia masih kecil dulu. Dia membaca Surah Al-Fatihah, lalu diterjemahkan per kata menggunakan bahasa Jawa.