home wirausaha syariah

Sistem Syariah Tumbuh Cepat di Industri Keuangan Global

Rabu, 25 Agustus 2021 - 18:47 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: instagram smindrawati
Keuangan syariah diyakini menjadi salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan tercepat di industri keuangan global, bahkan mampu melampaui pasar keuangan konvensional.

Dalam laporan Global Islamic Economic Report pada 2020, diproyeksikan keuangan syariah akan pulih dan mengalami pertumbuhan meski terdampak pandemi Covid-19. Tren tersebut juga sejalan dengan keuangan syariah di Indonesia yang juga mengalami pertumbuhan positif di tengah pandemi.

“Aset perbankan syariah tumbuh 15,6 persen (yoy) pada Mei 2021 atau senilai Rp598,2 triliun. Oleh karena itu, kinerja perbankan syariah jauh lebih baik daripada yang konvensional," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di acara 5th Annual Islamic Finance Conference (AIFC), Rabu (25/8).

Baca juga:Sri Mulyani Sebut Kualitas SDM Berpengaruh Atasi Middle Income Trap

Selain itu, outstanding sukuk juga mengalami pertumbuhan 10,75 persen (year-to-date) per Juli 2021. Indonesia memiliki peluang yang besar untuk mengoptimalkan pasar keuangan syariah dengan mengembangkan lebih banyak varian pembiayaan sukuk, seperti Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dan Green Sukuk.

“Di tengah ketidakpastian kondisi pasar global akibat Covid-19, pada Juni 2021, Pemerintah Indonesia kembali menerbitkan Green Sukuk di pasar global senilai total USD3 miliar. Ini merupakan peranan pemerintah dalam meningkatkan partisipasi sektor swasta mengembangkan proyek hijau berbasis syariah,” ujarnya.

Baca juga:Pertumbuhan Ekonomi Akseleratif, Pemerintah Proyeksikan Rp300 Triliun untuk Kesehatan
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
keuangan syariah keuangan syariah tumbuh cepat keuangan global
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya