Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Pertumbuhan Ekonomi Akseleratif, Pemerintah Proyeksikan Rp300 Triliun untuk Kesehatan

mahmuda attar hussein Rabu, 04 Agustus 2021 - 14:27 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Akseleratif, Pemerintah Proyeksikan Rp300 Triliun untuk Kesehatan
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: istimewa
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah terus berupaya melakukan langkah konkret dalam penanganan pandemi Covid-19. Kementerian Keuangan menyiapkan berbagai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditujukan untuk mendukung sektor kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kuartal II tahun ini cukup akseleratif. Namun, akibat pandemi yang belum juga bisa dikendalikan, ditambah dengan adanya varian delta, sehingga dalam Kuartal III ini pihaknya mengaku masih berhati-hati dalam pemulihan dan penanganan Covid-19.

“APBN penting dalam menghadapi krisis pandemi, sesuai dengan mandat instrumen fiskal yakni melakukan stabilisasi, distribusi serta alokasi,” ujarnya dalam Webinar Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045, Rabu (4/8).

APBN bekerja keras dalam penanganan kasus Covid-19, tahun ini pemerintah telah meningkatkan jumlah alokasi anggaran untuk Pemulihan Ekonomi Nasional. Dari yang sebelumnya Rp699 triliun menjadi Rp744,7 triliun.

Sebagaian besar alokasi anggaran tersebut diperuntukkan kepada sektor kesehatan. Di mana untuk kesehatan sendiri anggaran tersebut naik dari Rp176 triliun dalam penanganan Covid-19 menjadi Rp214,9 triliun.

“Total anggaran kesehatan tahun ini diproyeksikan bahkan mencapai di atas Rp300 triliun,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengaku meningkatkan belanja negara untuk bantuan sosial. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tekanan yang dirasakan masyarakat ketika pemerintah melakukan langkah penanganan pandemi dengan mengurangi mobilitas.

“Program Keluarga Harapan untuk 10 juta masyarakat paling bawah. Kartu Sembako untuk 18,8 juta penerima, dan kartu sembako tambahan untuk 10 juta penerima tambahan. Bahkan saat ini juga telah ditambahkan lagi sebanyak 5,9 juta penerima,” jelasnya.

Pemerintah juga memberikan bantuan logistik dalam bentuk beras bulog yang dibagikan kepada masyarakat. Sementara tenaga kerja akan diberikan bantuan kembali melalui bantuan subsidi upah tenaga kerja. Sektor pendidikan juga akan diberikan bantuan kuota internet sampai akhir tahun, demikian pula untuk bantuan diskon listrik.

Sehingga APBN menjadi sumber peralihan yang sangat masif dan siginifikan dalam membantu penanganan pandemi ini. Ia mengatakan, perlindungan sosial akan meningkat menjadi Rp187 triliun pada 2021.

Sri Mulyani mengajak berbagai pihak untuk memberikan dukungannya kepada pemerintah dalam penanganan Covid-19. Salah satunya melalui program vaksinasi pemerintah yang diharapkan mampu menekan laju penyebaran virus.

“Kita harus merekalibrasi untuk momentum pemulihan, dari sisi kemampuan kita untuk mengatasi pandemi. Terutama akselerasi yang dilakukan terhadap suplai dan pasokan vaksin. Sehngga penyebaran bisa dikurangi atau diputus. Ini upaya kita untuk mengatasi pandemi dan ekonomi,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)