Tak Cuma Cantik, 7 Tanaman Hias Ini Sehatkan Udara Interior
Dwitisya Rizky Desindatika
Kamis, 08 Juli 2021 - 15:15 WIB
Interior dengan sejumlah tanaman hias. Foto: Langit7.id/Istoclk
Tanaman hias tidak hanya berfungsi menambah estetika baik pada eksterior maupun interior rumah. Tapi juga bermanfaat memberi kesegaran karena mampu menyaring udara dari polutan dan racun lainnya.
Sering kali ketika dari luar polusi yang menempel di tubuh akan ikut serta mencemari udara rumah. Maka penting untuk menghadirkan tanaman yang memiliki fungsi menyaring polutan.
Menurut penjelasan sains, selama proses fotosintesis, tumbuhan mengubah karbondioksida menjadi oksigen segar dan membuang racun dari udara yang kita hirup. Lalu, tanaman apa saja yang bisa kita letakkan di rumah dan menjadi agen penyerap racun di udara?
1. Aglaonema
Aglaonema atau yang populer di Indonesia dengan nama Sri Rejeki, merupakan tanaman hias yang sudah tidak asing bagi pecinta tanaman. Aglaonema memiliki banyak varietas, dan beberapa di antaranya ada yang memiliki warna keperakan di tengah daun selain warna merah yang merupakam warna umum pada tanaman ini.
Sri rejeki menjadi primadona karena perawatannya terbilang mudah dan memiliki daya tahan yang baik. Aglaonema dapat tumbuh di dalam ruangan dengan kondisi pencahayaan rendah dan udara lembab sekalipun.
Sementara untuk perawatannya cukup dengan menyiramnya sekali setiap pekan. Aglaonema mampu menghilangkan polutan karbon monoksida, benzene, formalin, formaldehida, dan trikloroetilen.
Sering kali ketika dari luar polusi yang menempel di tubuh akan ikut serta mencemari udara rumah. Maka penting untuk menghadirkan tanaman yang memiliki fungsi menyaring polutan.
Menurut penjelasan sains, selama proses fotosintesis, tumbuhan mengubah karbondioksida menjadi oksigen segar dan membuang racun dari udara yang kita hirup. Lalu, tanaman apa saja yang bisa kita letakkan di rumah dan menjadi agen penyerap racun di udara?
1. Aglaonema
Aglaonema atau yang populer di Indonesia dengan nama Sri Rejeki, merupakan tanaman hias yang sudah tidak asing bagi pecinta tanaman. Aglaonema memiliki banyak varietas, dan beberapa di antaranya ada yang memiliki warna keperakan di tengah daun selain warna merah yang merupakam warna umum pada tanaman ini.
Sri rejeki menjadi primadona karena perawatannya terbilang mudah dan memiliki daya tahan yang baik. Aglaonema dapat tumbuh di dalam ruangan dengan kondisi pencahayaan rendah dan udara lembab sekalipun.
Sementara untuk perawatannya cukup dengan menyiramnya sekali setiap pekan. Aglaonema mampu menghilangkan polutan karbon monoksida, benzene, formalin, formaldehida, dan trikloroetilen.