LANGIT7.ID - Tanaman hias tidak hanya berfungsi menambah estetika baik pada eksterior maupun interior rumah. Tapi juga bermanfaat memberi kesegaran karena mampu menyaring udara dari polutan dan racun lainnya.
Sering kali ketika dari luar polusi yang menempel di tubuh akan ikut serta mencemari udara rumah. Maka penting untuk menghadirkan tanaman yang memiliki fungsi menyaring polutan.
Menurut penjelasan sains, selama proses fotosintesis, tumbuhan mengubah karbondioksida menjadi oksigen segar dan membuang racun dari udara yang kita hirup. Lalu, tanaman apa saja yang bisa kita letakkan di rumah dan menjadi agen penyerap racun di udara?
1. AglaonemaAglaonema atau yang populer di Indonesia dengan nama Sri Rejeki, merupakan tanaman hias yang sudah tidak asing bagi pecinta tanaman. Aglaonema memiliki banyak varietas, dan beberapa di antaranya ada yang memiliki warna keperakan di tengah daun selain warna merah yang merupakam warna umum pada tanaman ini.
Sri rejeki menjadi primadona karena perawatannya terbilang mudah dan memiliki daya tahan yang baik. Aglaonema dapat tumbuh di dalam ruangan dengan kondisi pencahayaan rendah dan udara lembab sekalipun.
Sementara untuk perawatannya cukup dengan menyiramnya sekali setiap pekan. Aglaonema mampu menghilangkan polutan karbon monoksida, benzene, formalin, formaldehida, dan trikloroetilen.
(Sri rejeki foto: Langit7.id/Istock)Namun jika Anda memelihara hewan seperti anjing atau kucing, sebaiknya letakkan tanaman ini pada posisi tinggi. Sebab jika tergigit atau tertelan, ia dapat ini meracuni kawan berbulu Sobat Langit7.
2.lidah MertuaDikenal dengan sebutan lidah mertua atau pedang-pedangan di Indonesia, nama internasional tumbuhan ini adalah snake plant, snake tongue dan devil’s tongue.
Tanaman ini umum dijumpai di halaman rumah-rumah Indonesia, padahal, lidah mertua juga baik sebagai tanaman indoor. Manfaat tanaman hias antara lain, penghasil oksigen, mengatasi polusi udara, menyerap karbon dioksida, hingga meminimalkan radiasi.
3. Sirih GadingTanaman Sirih gading yang cantik ini juga disebut sebagai devil’s ivy, dengan nama Latin aureum. Selain harganya cukup murah, sirih gading juga mudah didapatkan di berbagai pusat penjualan tanaman hias.
Manfaat tanaman hias penyerap racun ini dapat menyerap formaldehida atau formalin dari udara di sekitar rumah.
(lidah mertua dan sirih gading foto: Langit7.id/Istock) 4. Lidah BuayaSelain lidah mertua, lidah buaya juga memiliki fungsi yang sama yakni menyerap dan menyaring udara. Jadi bukan hanya dagingnya yang bermanfaat untuk banyak hal.
Lidah buaya menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen ke udara di sekitarnya. Selain menyerap karbon dioksida, sukulen pada lidah buaya juga menyerap zat seperti formaldehida dan benzena.
Lidah buaya tidak dapat terkena sinar matahari langsung, jadi sebaiknya jangan menjemurnya. Pastikan kelembaban tanah sebelum menyiram tanaman lidah buaya. Jika terlalu basah, cukup memyemprotnya saja dengan air.
5. Bunga KrisanDisebut juga sebagai bunga Seruni, bunga ini dikenal wangi dan cantik dengan beragam warna seperti merah, kuning, ungu, putih hingga oranye.
Mampu memperindah, bunga Krisan juga memiliki kemampuan menyerap berbagai zat berbahaya seperti benzena, formalin, amonia, hingga xylene bila diletakkan di ruang tamu atau bagian interior lainnya.
(bunga krisan foto: Langit7.id/Istock) 6. Bunga Peace LilyPeace lily tak cuma anggun, tanaman ini dinobatkan sebagai tanaman hias terbaik yang membuat udara bersih oleh NASA. Peace lily membawa banyak air dari akar ke daun, lalu melepaskan kelembapan kembali ke udara dalam ruangan.
Peace lily menyerap polutan berbahaya seperti benzena, amoniak, formaldehida, trichloroethylene, xylene yang berbahaya bagi kesehatan jika terlalu sering terhirup.
Meskipun menyaring udara, peace lily beracun bagi hewan, pastikan untuk meletakkannya sedikit jauh dari jangkauan anak dan hewan peliharaan.
(Peace Lily, foto: Langit7.id/Istock) 7. Aster GerberJika memiliki masalah insomnia, coba letakkan bunga ini di area kamar. Selain mampu menghasilkan oksigen, ia juga sekaligus membantu tidur lebih baik bagi para penderita gangguan pernafasan karena tanaman hias ini dapat menyerap racun.
Tak hanya itu, bunga cantik ini juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi, sabun, hingga kosmetik.
(Aster gerbera , foto: Langit7.id/Istock)(arp)