home global news

Fenomena Hari Tanpa Bayangan, BMKG: Indonesia Bakal Alami Dua Kali di 2023

Senin, 13 Februari 2023 - 07:03 WIB
BMKG menyebut Indonesia akan mengalami dua kali fenomena hari tanpa bayangan di tahun 2023. Foto: iStock.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Indonesia akan mengalami fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi sebanyak dua kali di tahun ini.

Melalui keterangan resmi, BMKG menyebut kulminasi atau transit atau istiwa' adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Baca juga: Fenomena Super New Moon Januari 2023, Waspada Potensi Banjir Rob

"Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai Kulminasi Utama," bunyi keterangan tersebut, dikutip Senin (13/2/2023).

BMKG menjelaskan, di saat itu, Matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang" sekitar 30 detik sesudah dan sebelum waktu puncak di masing-masing wilayah, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

"Tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 21 Maret 2023 pukul 04.24 WIB dan 23 September 2023 pukul 13.50 WIB. Adapun pada 21 Juni 2023 pukul 21.57 WIB, Matahari berada di titik balik Utara dan pada 22 Desember 2023 pukul 10.27 WIB Matahari berada di titik balik Selatan," tulis BMKG.

Baca juga: Tak Hanya Bukit Menghijau, Ini Fenomena Alam Tak Biasa di Arab Saudi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bmkg hari tanpa bayangan fenomena alam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya