Bukti Allah Maha Pengampun: Digugurkannya Dosa Ketika Tobat Meski Baru Niat
Mahmuda attar hussein
Kamis, 16 Februari 2023 - 21:10 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Allah SWT mencintai orang yang gemar bertobat. Bahkan, melebihi cinta kepada orang salih yang mengaku suci dari perbuatan dosa.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan, saking cintanya Allah SWT, bahkan orang yang baru berniat tobat lantas wafat, tetap akan digugurkan dosa-dosanya dan diterima pertobatannya.
"Sekalipun orang itu wafat, dosanya akan gugur semua dengan niat tobatnya. Apalagi orang yang melangkahkan kakinya untuk tobat, maka langkahnya itu dihitung sebagai pahala awal," ujar UAH dalam penggalan kajiannya, dikutip Kamis (16/2/2023).
Baca Juga:Kisah Pezina Minta Dihukum Rajam, Tobatnya Lebih Besar dari Penduduk Madinah
Untuk itu, UAH mengingatkan agar umat Islam dapat memperbanyak istighfar. Dengan harapan sebagai bentuk pertobatan yang akan menggugurkan dosa-dosa.
Allah SWT berfirman, "…Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri." (QS. Al-Baqarah: 222).
Pendiri Quantum Akhyar Institute itu menambahkan, ayat tersebut memberikan pesan yang menurut para ulama, Allah SWT lebih mencintai pelaku maksiat yang gemar bertobat dibandingkan orang salih yang tidak pernah merasa salah.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan, saking cintanya Allah SWT, bahkan orang yang baru berniat tobat lantas wafat, tetap akan digugurkan dosa-dosanya dan diterima pertobatannya.
"Sekalipun orang itu wafat, dosanya akan gugur semua dengan niat tobatnya. Apalagi orang yang melangkahkan kakinya untuk tobat, maka langkahnya itu dihitung sebagai pahala awal," ujar UAH dalam penggalan kajiannya, dikutip Kamis (16/2/2023).
Baca Juga:Kisah Pezina Minta Dihukum Rajam, Tobatnya Lebih Besar dari Penduduk Madinah
Untuk itu, UAH mengingatkan agar umat Islam dapat memperbanyak istighfar. Dengan harapan sebagai bentuk pertobatan yang akan menggugurkan dosa-dosa.
Allah SWT berfirman, "…Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri." (QS. Al-Baqarah: 222).
Pendiri Quantum Akhyar Institute itu menambahkan, ayat tersebut memberikan pesan yang menurut para ulama, Allah SWT lebih mencintai pelaku maksiat yang gemar bertobat dibandingkan orang salih yang tidak pernah merasa salah.