home edukasi & pesantren

Kiai Sepuh Berkumpul di Tebuireng, Sampaikan Harapan untuk Abad ke-2 NU

Jum'at, 17 Februari 2023 - 08:40 WIB
Mustasyar PBNU KH Nurul Huda Djazuli (kiri) bersama para pengurus NU di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur (Dok LTN PBNU)
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Tasyakuran 1 Abad NU dan Doa untuk Muassis-Masyayikh Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Kamis (16/2/2023) malam. Para kiai sepuh hadir dalam pertemuan terbatas ini.

Ketua PBNU yang juga juru bicara acara ini, Alissa Qotrunnada Munawaroh mengatakan, perhelatan ini menjadi forum para kiai, khususnya yang berada dalam struktur jam'iyah NU.

"Jika beberapa waktu lalu (7 Februari 2023) adalah perayaan bagi jamaaah maka forum sekarang ini adalah forumnya Jam'iyyah. Pesertanya sebagian besar para pengurus NU," kata perempuan yang biasa disapa Alissa Wahid ini.

Baca Juga:Perbedaan Muhammadiyah dan NU untuk Saling Melengkapi

Dia menjelaskan, setidaknya ada tiga agenda utama dalam kesempatan ini. Pertama, kirim doa untuk para muassis (pendiri) dan masyayikh (sesepuh) NU sebagai wujud terima kasih atas limpahan berkah satu abad organisasi ini. Kedua, syukuran ulang tahun ke-100. Ketiga, penyampaian harapan para kiai sepuh NU di abad kedua ini.

Harapan-harapan tersebut akan dicatat dan menjadi acuan penting bagi PBNU dalam mengelola organisasi untuk masa khidmah 2022-2027. "PBNU akan menindaklanjuti, dengan memilah mana yang merupakan fundamen, mana yang masuk kategori strategi, dan mana yang mesti masuk menjadi bagian dari program prioritas NU ke depan," tambah putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Terkait alasan tempat, Alissa menilai Pondok Pesantren Tebuireng adalah pilihan yang tepat. Seperti diketahui, pendiri NU Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy'ari dimakamkan di pesantren ini bersama para kiai sepuh lainnya. Tanpa mengurangi rasa takzim pada para pendiri NU di daerah lain, Tebuireng adalah simbol tentang semangat kembali ke akar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nahdlatul ulama 100 tahun nu 1 abad nu
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya