SMRC: Partai dan Politisi Berebut Ingin Jadi NU
Muhajirin
Sabtu, 18 Februari 2023 - 19:39 WIB
Sejumlah politisi menghadiri puncak resepsi Harlah 1 Abad NU di Sidoarjo (foto: Instagram/@emildardak)
Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, mengungmapkan, banyak partai dan politisi yang berebut ingin menjadi anggota Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu tidak terlepas dari daya tarik NU dengan jumlah massa yang sangat banyak.
Dalam survei SMRC pada Desember 2022, warga yang mengaku sebagai anggota aktif NU sebanyak 8,6%. Orang yang mengaku sebagai anggota tapi tidak aktif sebesar 11,7%. Total warga yang mengaku sebagai anggota NU sebesar 20,3%.
Saiful menegaskan, daya tarik NU bagi partai politik di Indonesia adalah karena organisasi ini memang memiliki massa yang besar. Orang yang mengaku sebagai anggota formal NU sebesar 20,3% atau sekitar 40-an juta warga.
Baca Juga:Persamaan NU dengan Berbagai Ormas Islam di Indonesia
Angka tersebut di luar warga yang secara kultural mengikuti praktik ritual keagamaan NU. Jika kelompok kultural itu digabungkan, maka massa NU akan menjadi lebih besar.
“Kalau dilihat dari data ini, memang NU memiliki nilai elektoral karena dari sisi jumlah sangat besar,” kata Saiful melalui keterangan pers di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
Dalam survei SMRC pada Desember 2022, warga yang mengaku sebagai anggota aktif NU sebanyak 8,6%. Orang yang mengaku sebagai anggota tapi tidak aktif sebesar 11,7%. Total warga yang mengaku sebagai anggota NU sebesar 20,3%.
Saiful menegaskan, daya tarik NU bagi partai politik di Indonesia adalah karena organisasi ini memang memiliki massa yang besar. Orang yang mengaku sebagai anggota formal NU sebesar 20,3% atau sekitar 40-an juta warga.
Baca Juga:Persamaan NU dengan Berbagai Ormas Islam di Indonesia
Angka tersebut di luar warga yang secara kultural mengikuti praktik ritual keagamaan NU. Jika kelompok kultural itu digabungkan, maka massa NU akan menjadi lebih besar.
“Kalau dilihat dari data ini, memang NU memiliki nilai elektoral karena dari sisi jumlah sangat besar,” kata Saiful melalui keterangan pers di Jakarta, Jumat (17/2/2023).