home masjid

Menag: Isra Mi'raj Tonggak Lahirnya Ibadah Salat Lima Waktu

Sabtu, 18 Februari 2023 - 17:40 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan peristiwa Isra Miraj adalah tonggak dari lahirnya ibadah salat lima waktu, inti kepatuhan dari kesalehan individual dan sosial.

Menurut Gus Yagut, agama hadir untuk membebaskan manusia dari segala belenggu keburukan, kejahatan, dan kerusakan moral. Agama dan kemanusiaan bukan untuk dihadap-hadapkan, apalagi dibeda-bedakan.

Baca juga: Tafsir Al Isra Ayat 1: Isra Miraj Bukti Kemahabesaran Allah

"Agama datang untuk memanusiakan manusia dengan cara memelihara agamanya, jiwanya, akalnya, kehormatannya, dan hartanya. Seperti ibadah shalat yang diawali dengan kekuatan tauhid “Allahu Akbar”, menjadi wujud komitmen ketauhidan dan komitmen kepatuhan secara totalitas kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT)," kata Gus Yaqut di Jakarta.

Kemudian, kalimat salam dalam penutup salat, “assalamualaikum wa rahmatullah” ke kanan dan ke kiri adalah wujud komitmen kedamaian, persaudaraan, kerukunan, dan merekatkan ikatan kemanusiaan.

Salat merupakan wujud dari keimanan yang memberikan pengaruh positif terhadap interaksi dengan seluruh makhluk dalam menebarkan harmoni kehidupan. Sementara kesalehan sosial menjadi barometer kualitas ibadah salat.

Baca juga: Hikmah Isra Miraj Menurut Ustaz Muhammad Al-Habsyi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya