DMI Dorong Percepatan Sertifikasi Masjid di Indonesia
Fajar adhitya
Sabtu, 04 Maret 2023 - 05:00 WIB
Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla. Foto: Istimewa
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mendorong percepatan sertifikasi masjid di Indonesia. Percepatan tersebut bertujuan agar tidak ada lagi persoalan karena legalitas.
Demi mempercepat upaya itu, DMI bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Baca juga: Sambut Ramadhan, DMI Keluarkan 3 Imbauan Beribadah di Masjid
"Kami menandatangani kerja sama sertifikasi wakaf untuk rumah ibadah. Seperti yang disampaikan Pak Nuh di Indonesia ada 800 ribu masjid dan musala. Tentu yang paling pokok masjidnya," kata JK dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/3/2023).
JK menyatakan DMI mendorong masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap masjid untuk meningkatkan ekonomi umat.
Sementara, Ketua BWI Mohammad Nuh mengatakan MoU untuk memberikan legalitas bagi masjid di seluruh Indonesia.
Rencananya, kata dia, pada Ramadan 2023 akan ada sertifikasi sebanyak 25.000 aset masjid di Jawa Timur.
Demi mempercepat upaya itu, DMI bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Baca juga: Sambut Ramadhan, DMI Keluarkan 3 Imbauan Beribadah di Masjid
"Kami menandatangani kerja sama sertifikasi wakaf untuk rumah ibadah. Seperti yang disampaikan Pak Nuh di Indonesia ada 800 ribu masjid dan musala. Tentu yang paling pokok masjidnya," kata JK dalam keterangannya, dikutip Sabtu (4/3/2023).
JK menyatakan DMI mendorong masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap masjid untuk meningkatkan ekonomi umat.
Sementara, Ketua BWI Mohammad Nuh mengatakan MoU untuk memberikan legalitas bagi masjid di seluruh Indonesia.
Rencananya, kata dia, pada Ramadan 2023 akan ada sertifikasi sebanyak 25.000 aset masjid di Jawa Timur.