home edukasi & pesantren

Resesi Seks Landa Negara Maju, Bagaimana Islam Memandang Keturunan?

Selasa, 07 Maret 2023 - 04:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Fenomena resesi seks sudah menjadi momok menakutkan bagi sejumlah negara maju, terutama yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk rendah. Resesi seks dapat menyebabkan penurunan jumlah kelahiran dan berdampak pada pertumbuhan penduduk, bahkan mempengaruhi perekonomian nasional.

Resesi seks merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan penurunan tingkat aktivitas seksual yang dialami oleh masyarakat dalam jangka waktu yang signifikan. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Amerika Serikat, Dr. Leonard Sax, pada 2016.

"Sebutan resesi itu untuk menggambarkan kondisi yang mengalami perlambatan atau penurunan. Jadi, resesi seks adalah lambatnya pertumbuhan jumlah penduduk, disebabkan lambatnya atau menurunnya angka pernikahan di satu negara, juga menurunkan ketertarikan masyarakat melakukan hubungan seksual," kata Ustaz Iwan Januari dalam tausiah daring di Cinta Qur’an TV, Senin (6/3/2023).

Baca Juga:Penyebab Resesi Seks: Agama Dipisahkan dari Kehidupan Sosial

Beberapa negara yang mengalami fenomena ini seperti Korea Selatan, Jepang, dan Singapura telah mencoba berbagai cara untuk mengatasi penurunan tingkat kelahiran. Di antaranya pemberian insentif keuangan bagi pasangan yang ingin memiliki anak, meningkatkan akses terhadap layanan perawatan anak, dan meningkatkan akses terhadap fasilitas penitipan anak.

Menurut Ustaz Iwan, resesi seks menampilkan benang merah ajaran Islam terkait pernikahan dan anjuran memiliki banyak anak. Dalam pandangan Islam, keluarga dan keturunan memiliki peran penting dalam membangun masyarkat yang sehat dan beradab.

Islam sangat menghargai nilai-nilai keluarga dan keturunan. Anak dianggap sebagai anugerah dari Allah dan menjadi tanggungjawab orang tua untuk memberikan pendidikan serta perawatan yang baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
resesi seks memiliki keturunan pandangan islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya