home edukasi & pesantren

Tata Cara dan Bacaan Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Kamis, 09 Maret 2023 - 18:20 WIB
Ilustrasi ziarah kubur (foto: istimewa)
Pada bulan Sya'ban menjelang Ramadhan dan setelah salat Idul Fitri umat Islam biasanya melakukan ziarah kubur ke makam orang tua dan kerabat lainnya. Tata cara dan bacaan ziarah kubur menjadi penting bagi umat Islam sebagai upaya menghormati dan mengenang orang-orang tercinta yang telah meninggal dunia.

Ziarah menurut bahasa berarti menengok dan singkatnya ziarah kubur artinya menengok kubur. Menurut syariat Islam, ziarah kubur dilakukan dalam rangka mendoakan ahli kubur.

Tata cara dan bacaan saat ziarah kubur pada umumnya adalah membaca doa dan memohon ampunan untuk ahlul kubur, kemudian mengirim pahala untuknya atas bacaan ayat-ayat Al Quranserta kalimah-kalimah thayyibah. Bacaan ziarah kubur bisa juga dalam bentuk dzikir seperti tahlil, tahmid, tasbih, shalawat.

Baca Juga:Arab Saudi Keluarkan Imbauan Ramadhan, Atur Qunut Tarawih dan Buka Puasa

Mengutip buku Panduan Ziarah Kubur yang ditulis Sutejo Ibnu Pakar, ziarah kubur hukumnya sunah. Kesunahan ziarah kubur sebagaimana hadis riwayat Ahmad, Muslim dan Ashabus Sunan dari Abdullah bin Buraidah yang diterima dari bapaknya bahwa Nabi Saw bersabda:

“Dahulu saya melarang menziarahi kubur, adapun sekarang berziarah ke sana, karena yang demikian itu akan mengingatkanmu akan hari akhirat.”

Tata cara ziarah kubur harus memperhatikan adab-adab berziarah. Adab pertama saat memasuki kubur atau berada di makam yang dituju adalah mengucapkan salam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ziarah kubur idul fitri bulan ramadhan bacaan doa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya