Ammar Zoni Ditangkap Kasus Sabu, Ini Cara Sembuhkan Ketergantungan Narkoba
Muhajirin
Jum'at, 10 Maret 2023 - 18:00 WIB
Ilustrasi narkoba jenis sabu. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pesinetron Ammar Zoni, ditangkap polisi terkait kasu penyalahgunaan narkoba di daerah Sentul, Jawa Barat pada Rabu lalu (8/3/2023). Selain Ammar inisial M (35) juga diamankan karena dinyatakan positif narkoba.
"Saya membenarkan, AZ ditangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisno Andiko, saat dihubungi wartawan, Jumat (10/3/2023).
Baca Juga:Ammar Zoni Diringkus Polisi Kasus Narkoba, Pesan Sabu Lewat Sopir
Bahaya narkoba bagi kesehatan
Narkoba atau obat terlarang merupakan zat atau bahan yang dapat menyebabkan perubahan dalam sistem saraf pusat manusia. Penggunaan narkoba dapat menyebakan kerusakan pada organ-organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian.
Spesialis patologi klinik, dr Fitri Hamka, menuturkan, penggunaan narkoba dapat mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum. Narkoba dapat mempengaruhi kerja otak dan tubuh secara keseluruhan.
"Penggunaan narkoba dapat menyebabkan perubahan sel saraf dalam otak, yang dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk mengatur emosi, perilaku, dan fungsi lainnya," ujar dr Fitri, dikutip dari kanal Mitra Keluarga, Jumat (10/3/2023).
"Saya membenarkan, AZ ditangkap," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisno Andiko, saat dihubungi wartawan, Jumat (10/3/2023).
Baca Juga:Ammar Zoni Diringkus Polisi Kasus Narkoba, Pesan Sabu Lewat Sopir
Bahaya narkoba bagi kesehatan
Narkoba atau obat terlarang merupakan zat atau bahan yang dapat menyebabkan perubahan dalam sistem saraf pusat manusia. Penggunaan narkoba dapat menyebakan kerusakan pada organ-organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian.
Spesialis patologi klinik, dr Fitri Hamka, menuturkan, penggunaan narkoba dapat mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum. Narkoba dapat mempengaruhi kerja otak dan tubuh secara keseluruhan.
"Penggunaan narkoba dapat menyebabkan perubahan sel saraf dalam otak, yang dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk mengatur emosi, perilaku, dan fungsi lainnya," ujar dr Fitri, dikutip dari kanal Mitra Keluarga, Jumat (10/3/2023).