Piala Dunia U-20
Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Main di Bali, Begini Respons Plt Menpora
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 22 Maret 2023 - 12:00 WIB
Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Muhadjir Effendy. (Foto: Istimewa)
Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendy merespons surat Gubernur Bali I Wayan Koster yang menolak Timnas Israel bertanding di Bali dalam rangka Piala Dunia U-20 2023. Muhadjir mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Koster terkait surat tersebut.
"Saya sudah terima dan sudah komunikasi, dan sudah diskusi. Kesimpulan saya, dan semoga kesimpulan saya sama dengan pak Gubernur bahwa surat tersebut masih koma, pokoknya koma itu belum titik," kata Muhadjir, dikutip Rabu (22/3/2023).
Menurut Muhadjir, kehadiran Israel yang bermain di Piala Dunia U-20 tahun ini harus terus dikomunikasikan dengan baik. Terlebih, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara perhelatan sepak bola akbar tersebut.
Baca Juga:MUI Belum Resmi Nyatakan Sikap Soal Timnas Israel U-20 ke Indonesia
"Kita menjadi tuan rumah ini kan melamar, itu harus menjadi pertimbangan. Pasti kita akan melakukan komunikasi lagi, gubernur kan bagian perpanjangan dari pemerintah," ucap Muhadjir.
Lebih lanjut, Muhadjir menuturkan bahwa dirinya amat menjunjung tinggi konstitusi. Oleh karena itu, dia berharap masalah ini dapat segera teratasi dengan menghadirkan solusi terbaik.
"Kita harus patuh terhadap konstitusi itu ya, itu tidak bisa ditawar. Karena itu bukan hanya undang-undang, melainkan undang-undang dasar yang letaknya di pembukaan pada alenia pertama," tutur Muhadjir yang juga selaku Menko PMK tersebut.
"Saya sudah terima dan sudah komunikasi, dan sudah diskusi. Kesimpulan saya, dan semoga kesimpulan saya sama dengan pak Gubernur bahwa surat tersebut masih koma, pokoknya koma itu belum titik," kata Muhadjir, dikutip Rabu (22/3/2023).
Menurut Muhadjir, kehadiran Israel yang bermain di Piala Dunia U-20 tahun ini harus terus dikomunikasikan dengan baik. Terlebih, Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara perhelatan sepak bola akbar tersebut.
Baca Juga:MUI Belum Resmi Nyatakan Sikap Soal Timnas Israel U-20 ke Indonesia
"Kita menjadi tuan rumah ini kan melamar, itu harus menjadi pertimbangan. Pasti kita akan melakukan komunikasi lagi, gubernur kan bagian perpanjangan dari pemerintah," ucap Muhadjir.
Lebih lanjut, Muhadjir menuturkan bahwa dirinya amat menjunjung tinggi konstitusi. Oleh karena itu, dia berharap masalah ini dapat segera teratasi dengan menghadirkan solusi terbaik.
"Kita harus patuh terhadap konstitusi itu ya, itu tidak bisa ditawar. Karena itu bukan hanya undang-undang, melainkan undang-undang dasar yang letaknya di pembukaan pada alenia pertama," tutur Muhadjir yang juga selaku Menko PMK tersebut.