home global news

Cholil Nafis: Bukber Momen Silaturahim, Tak Beda dengan Konsolidasi Politik

Kamis, 23 Maret 2023 - 21:40 WIB
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis. (Foto: MUI)
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI, Cholil Nafis tak setuju adanya kebijakan pembatasan atau pelarangan buka bersama selama Ramadhan. Menurutnya, buka puasa bersama di bulan puasa merupakan momen pererat silaturahim.

"Ramadhan pasca covid-19 terasa lebih semarak. Budaya buka puasa bersama adalah momentum silaturahim, konsolidasi dan kebersamaan, bahkan yang tak puasa pun ikut berbuka," cuit Kiai Cholil di akun Twitternya @CholilNafis, dikutip Kamis (23/3/2023).

Kiai Cholil menyatakan bahwa buka puasa bersama adalah tradisi masyarakat muslim selama Ramadhan yang khas di Indonesia. Ramadhan membuat acara kumpul-selama terasa lebih menyenangkan.

Baca Juga:Yusril Minta Presiden Jokowi Tak Larang Acara Buka Puasa Bersama

Dia menilai, buka puasa bersama tak berbeda dengan acara kondangan atau pertemuan konsolidasi politik partai politik (parpol) dan para pendukungnya, yang sebelum Ramadhan banyak diselenggarakan. Pelarangan acara buka puasa bersama meskipun hanya untuk instansi menurutnya kurang tepat.

"Hemat saya buka puasa bersama itu baik dan tak beda dengan kumpul-kumpul kondangan, pertemuan dengan pendukung dan konsolidasi, maka penularan Covid-19 pun bisa diantisipasi. Pelarangan acara buka puasa bersama meskipun hanya untuk instansi kurang tepat dan tak sesuai dengan tradisi keagamaan kita," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang kalangan pejabat dan pegawai pemerintah menggelar buka puasa bersama selama Ramadhan 1444 Hijriah. Alasannya, karena saat ini masih dalam transisi pandemi Covid-19 menuju endemi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kh cholil nafis buka puasa bukber
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya