Memaknai Keberkahan Ramadan- 23
Tim langit 7
Kamis, 20 April 2023 - 10:30 WIB
Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali.Foto/ist
Berkali-kali telah kita sampaikan bahwa hidup ini equivalent (semakna) dengan tantangan. Setiap manusia yang hidup pastinya akan menghadapi tantangan. Dan karenanya berani hidup juga berarti siap tertantang.
Nilai dari sebuah kehidupan bukan pada bentuk dan warnanya. Tapi bagaimana respon dalam menghadapi ragam bentuk dan warna yang terjadi dalam hidup.
Ketika hidup itu manis dan nyaman lalu dihadapi dengan kesyukuran maka hidup itu bernilai. Tapi ketika kenyamanan itu dihadapi dengan lupa diri dan arogansi maka kehidupan itu tidak bernilai, bahkan menghinakan.
Sebaliknya ketika kehidupan itu terasa pahit dan sempit tapi dihadapi dengan tegar dan lapang dada (kesabaran) maka hidup itu menjadi bernilai tinggi (highly valuable). Tapi jika direspon dengan rasa dongkol dan amarah, bahkan keputus asaan. Maka hidup itu membawa penderitaan yang berlapis (murakkab).
Di situlah salah satu makna dari firman Allah: “Dialah Allah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian yang terbaik dalam amal” (Al-Mulk:? 2).
Baca juga:Memaknai Keberkahan Ramadhan-19
Kata “ahsanu ‘amala” atau amalan yang terbaik salah satunya dimaknai sebagai respon yang sesuai terhadap setiap situasi kehidupan. Merespon secara baik, bijak dan sesuai (dengan ajaranNya) adalah bentuk karya yang mulia setiap manusia.
Nilai dari sebuah kehidupan bukan pada bentuk dan warnanya. Tapi bagaimana respon dalam menghadapi ragam bentuk dan warna yang terjadi dalam hidup.
Ketika hidup itu manis dan nyaman lalu dihadapi dengan kesyukuran maka hidup itu bernilai. Tapi ketika kenyamanan itu dihadapi dengan lupa diri dan arogansi maka kehidupan itu tidak bernilai, bahkan menghinakan.
Sebaliknya ketika kehidupan itu terasa pahit dan sempit tapi dihadapi dengan tegar dan lapang dada (kesabaran) maka hidup itu menjadi bernilai tinggi (highly valuable). Tapi jika direspon dengan rasa dongkol dan amarah, bahkan keputus asaan. Maka hidup itu membawa penderitaan yang berlapis (murakkab).
Di situlah salah satu makna dari firman Allah: “Dialah Allah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa di antara kalian yang terbaik dalam amal” (Al-Mulk:? 2).
Baca juga:Memaknai Keberkahan Ramadhan-19
Kata “ahsanu ‘amala” atau amalan yang terbaik salah satunya dimaknai sebagai respon yang sesuai terhadap setiap situasi kehidupan. Merespon secara baik, bijak dan sesuai (dengan ajaranNya) adalah bentuk karya yang mulia setiap manusia.