home masjid

Bermaafan Saat Lebaran bukan Sekadar Budaya, Dosa Diampuni Allah

Jum'at, 21 April 2023 - 14:05 WIB
Bermaaf-maafan saat lebaran bukan sekadar budaya, tetapi dosa diampuni Allah.Foto/ilustrasi
Setiap tahun saat tiba Idul Fitri, umat muslim di seluruh dunia berpuasa dan menggelar berbagai ibadah untuk memperbaiki hubungan dengan Allah Ta’ala dan manusia.

Tradisi bermaaf-maafan saat lebaran tidak sekadar budaya, namun juga memiliki makna yang mendalam. Itu karena dosa-dosa yang dilakukan sepanjang tahun diampuni oleh Allah melalui maaf memaafkan antara sesama manusia.

Menjadi manusia pemurah dengan memaafkan sesama umat merupakan amal shaleh yang dianjurkan dalam Islam. Seperti termaktub dalam Surah Al-A’raf ayat 199.

“Jadilah Engkau pemaaf dan serulah orang-orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang bodoh.” (QS. Al-A’raf: 199)

“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah maha Pengampun lagi maha Penyayang.” (QS An-Nuur: 22)

Pada dasarnya, bermaaf-maafan merupakan perkara keikhlasan hati untuk meminta dan memberi maaf. Pada saat momen Idul Fitri, budaya bermaaf-maafan setelah rangkaian Shalat Id selesai harus dipertahankan. Bisa jadi, ada orang yang enggan meminta maaf di lain hari. Maka, momen Idul Fitri adalah waktu yang tepat.

Baca juga:Lebaran Bersama Muhammadiyah dan NU
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
lebaran 2023 idul fitri minta maaf
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya