Ketua Umum PP Muhammadiyah Kecam Penembakan di Kantor MUI
Tim langit 7
Selasa, 02 Mei 2023 - 22:09 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengecam keras penembakan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023).
"Kami secara tegas mengecam setiap bentuk kekerasan apapun, atas nama apapun. Kami selalu mengedepankan hukum, dan tindakan yang berbasis pada hukum," kata Haedar usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhamamdiyah di Surabaya, Selasa (2/5/23).
Pihaknya mendesak polisi mengungkap kasus tersebut karena pelakunya sudah meninggal dunia. "Penting bagi kita semua warga Indonesia untuk berada dalam koridor hukum. Masalah bangsa memang banyak tapi hukum harus tegak. Para penegak hukum harus bisa adil sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Baca juga:Kantor MUI Diserang Pria Bersenjata, Wasekjen: Usut Tuntas Motifnya!
Diketahui, Mustofa (60), warga Lampung, melakukan penembakan di Kantor MUI Pusat. Namun, dalam kejadian itu, pelaku dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang korban luka. Polisi menyebut pelaku meninggal dunia saat diperiksa dokter di Puskesmas Menteng, Jakarta Pusat. Kendati begitu, polisi belum dapat memastikan penyebab tewasnya.
Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan menduga, penyebab penembakan tersebut karena pelaku emosi tidak bisa bertemu Ketua MUI. Pelaku, kata dia, awalnya datang layaknya tamu. Saat itu sekuriti sempat bertanya maksud dan kedatangan pelaku.
"Dia mau ketemu ketua MUI ditanyai oleh sekuriti, kemudian dia emosi dan tembak pintu kaca, kemudian ada yang terkena peluru karetnya sekuriti kita," kata Amirsyah.
"Kami secara tegas mengecam setiap bentuk kekerasan apapun, atas nama apapun. Kami selalu mengedepankan hukum, dan tindakan yang berbasis pada hukum," kata Haedar usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhamamdiyah di Surabaya, Selasa (2/5/23).
Pihaknya mendesak polisi mengungkap kasus tersebut karena pelakunya sudah meninggal dunia. "Penting bagi kita semua warga Indonesia untuk berada dalam koridor hukum. Masalah bangsa memang banyak tapi hukum harus tegak. Para penegak hukum harus bisa adil sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Baca juga:Kantor MUI Diserang Pria Bersenjata, Wasekjen: Usut Tuntas Motifnya!
Diketahui, Mustofa (60), warga Lampung, melakukan penembakan di Kantor MUI Pusat. Namun, dalam kejadian itu, pelaku dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang korban luka. Polisi menyebut pelaku meninggal dunia saat diperiksa dokter di Puskesmas Menteng, Jakarta Pusat. Kendati begitu, polisi belum dapat memastikan penyebab tewasnya.
Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan menduga, penyebab penembakan tersebut karena pelaku emosi tidak bisa bertemu Ketua MUI. Pelaku, kata dia, awalnya datang layaknya tamu. Saat itu sekuriti sempat bertanya maksud dan kedatangan pelaku.
"Dia mau ketemu ketua MUI ditanyai oleh sekuriti, kemudian dia emosi dan tembak pintu kaca, kemudian ada yang terkena peluru karetnya sekuriti kita," kata Amirsyah.