Penembakan di Kantor MUI, Kekerasan Bertentangan dengan Konsep Rahmatan Lil-Alamin
Muhajirin
Rabu, 03 Mei 2023 - 14:14 WIB
Penembakan di kantor MUI merupakan kekerasan yang bertentangan dengan konsep rahmatan lil alamin.Foto/ist
Peristiwa penembakan di Kantor MUI Pusat, Jakarta pada Selasa siang (2/5/2023) melanggar prinsip rahmatan lil-alamin dalam ajaran Islam. Islam merupakan agama yang menekankan pada rahmatan lil-alamin dan kebaikan terhadap sesama manusia. Oleh karena itu, tidak ada tempat bagi kekerasan dalam agama Islam.
"Islam melarang kekerasan dalam bentuk apapun. Termasuk kekerasan terhadap perempuan baik dalam bentuk kekerasan fisik maupun psikis," kata Ketua PC Fatayat NU, Ny Roziqoh Sukardi, saat menyampaikan wejangan di kanal Fahmina Institute, dikutip Rabu (3/5/2023).
Konsep kerahmatan untuk alam semesta juga ditegaskan dalam misi kenabian Nabi Muhammad SAW. Sebagai seorang nabi, Nabi Muhammad SAW ditugaskan untuk menyebarkan rahmat dan kebaikan kepada seluruh alam semesta.
Oleh karena itu, segala bentuk kekerasan, baik itu dalam bentuk fisik maupun psikis, merupakan tindakan yang bertentangan dengan misi kerahmatan. Dalam Al-Quran, firman Allah SWT mengenai tugas Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa misi rahmatan lil-alamin.
وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS Al-Anbiya: 107)
Dalam ayat tersebut, jelas terlihat bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah Ta'ala untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta. Maka itu, segala bentuk kekerasan, baik itu dalam bentuk fisik maupun psikis, sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam.
"Islam melarang kekerasan dalam bentuk apapun. Termasuk kekerasan terhadap perempuan baik dalam bentuk kekerasan fisik maupun psikis," kata Ketua PC Fatayat NU, Ny Roziqoh Sukardi, saat menyampaikan wejangan di kanal Fahmina Institute, dikutip Rabu (3/5/2023).
Konsep kerahmatan untuk alam semesta juga ditegaskan dalam misi kenabian Nabi Muhammad SAW. Sebagai seorang nabi, Nabi Muhammad SAW ditugaskan untuk menyebarkan rahmat dan kebaikan kepada seluruh alam semesta.
Oleh karena itu, segala bentuk kekerasan, baik itu dalam bentuk fisik maupun psikis, merupakan tindakan yang bertentangan dengan misi kerahmatan. Dalam Al-Quran, firman Allah SWT mengenai tugas Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa misi rahmatan lil-alamin.
وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ
"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS Al-Anbiya: 107)
Dalam ayat tersebut, jelas terlihat bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah Ta'ala untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta. Maka itu, segala bentuk kekerasan, baik itu dalam bentuk fisik maupun psikis, sangat bertentangan dengan ajaran agama Islam.