home edukasi & pesantren

Indonesia Dikenal Bangsa Ramah, Penuh Kesantunan dan Wajah Teduh

Rabu, 03 Mei 2023 - 19:00 WIB
interaksi seorang nenek dan cucunya penuh keramahan dan keceriaan.Foto/ist
Imam Rawatib Masjid Istiqlal, KH. A. Husni Ismail, menegaskan, Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah. Masyarakat Tanah Air akan memberikan senyuman hangat kepada siapapun, baik itu kepada warga negara asing.

"Dunia mengenal bahwa bangsa ini adalah bangsa yang ramah, bila menyapa dengan penuh kesantunan, wajah wajah cerah penuh keteduhan dan kebersahajaan. Gambaran keluhuran keadaban kita, terukir indah dalam sejarah penerimaan ajaran Islam yang damai oleh nenek moyang kita, yang dibawa pendakwah Islam awal. Sungguh Islam diterima dengan baik tanpa ada peperangan, pertentangan dan pertikaian," kata KH Husni saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal, Jakarta, dikutip Rabu (3/5/2023).

Atas dasar itu, KH Husni menilai tidak berlebihan bila dikatakan kiblat peradaban dunia Islam saat ini ada di Indonesia. Betapa Islam rahmatan lil’alamin dan muslim yang berbudi pekerti luhur dan akhlakul karimah telah menjadi watak asli dan mengakar dalam kepribadian bangsa Indonesia.

"Tidak kurang para ulama Timur Tengah, bahkan dalam khutbah dan ceramah mereka, memberi pengakuan akan hal ini. Mereka menyebut Indonesia sebuah negara yang teramat jauh dari Arab, dari pusat ke-Islaman, terletak di penghujung dunia, sanggup mengaktualisasikan ajaran Islam yang santun, ramah, toleran dan masyarakat Indonesia berakhlak mulia," tuturnya.

Dalam pergaulan umat manusia yang berbeda agama sekalipun, interaksi yang mesti dilakukan adalah jangan menonjolkan sikap merasa paling benar. Walaupun umat muslim meyakini bahwa Islam paling benar, namun dalam interaksi sosial kemasyarakatan dengan berlainan akidah dan anutan, Allah menganjurkan bersikap toleran, mengalah demi sebuah perdamaian dan kerukunan.

KH Husni menekankan, semua anak bangsa bersaudara. Dengan saudara seiman, sama dalam Rukun Iman dan Rukun Islam walau berbeda dalam sebagian kecil pemahaman tentang teks Al-Qurán dan hadist. Terhadap saudara sebangsa dan setanah air, kita ditakdirkan hidup bersama dalam negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasar pada konstitusi yang sama.

"Begitu pula kepada saudara sesama anak cucu Adam, sejatinya saling menghormati dan memuliakan," ujar KH Husni.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
islam ramah muslim sopan santun bangsa indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya