home edukasi & pesantren

Jangan Salah Kaprah, Pahami Perbedaaan Pacaran dan Ta’aruf

Kamis, 11 Mei 2023 - 09:00 WIB
ilustrasi
Istilah pacarana dan ta’aruf marak di tengah masyarakat Indonesia. Pacaran merupakan aktivitas hubungan laki-laki dan perempuan yang diharamkan dalam Islam. Sementara, ta’aruf merupakan syariat Islam jika seseorang ingin mengenal calon pasangannya.

Ustadz Riyad Ahmad mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada istilah tersebut. Pasalnya, hal yang dihukumi bukan istilah. Jika istilah yang dipentingkan, maka akan muncul alasan-alasan untuk pembenaran.

Maka, hal yang perlu diperhatikan adalah tindakan atau aktivitas di balik istilah tersebut. Jika ingin mengenal seseorang dengan tujuan menikah, maka harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Bukan pacarana tapi berkedok ta’aruf.

Baca juga:Hukum Muslimah Bepergian Tanpa Mahram

“Ada orang bilang ta’aruf saja. Tapi ternyata yang dita’arufi mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ngapain itu? Jadinya haram juga kan?” ujar Ustadz Riyad dalam sebuah video tausiyah yang diunggah kanal NU Online, Kamis (11/5/2023).

Dia mengingatkan, jika seseorang semakin dekat dengan lawan jenis, maka semakin kuat pula setan memberikan godaan. Peran hawa nafsu yang ditunggangi oleh setan sangat sulit dideteksi. Maka, perlu kehati-hatian dalam hal ini.

“Hawa nafsu yang ditunggani setan pada hal-hal yang bernama taat itu sangat sulit dideteksi. Kalau pada hal-hal yang Bernama maksiat malah gampang dideteksi,” ujar Ustadz Riyad.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pernikahan pacaran taaruf ustadz riyad ahmad
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya