Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus KH Kikin A Hakim) membentuk kabinet pelangi dalam kepengurusan PWNU Jatim 2024-2029
Pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) segera melakukan langkah awal, di antaranya silaturahmi dan taaruf dengan jajaran pengurus.
Istilah taaruf dipakai sebagai bagian dari tahapan awal sebelum pernikahan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Istilah ini merupakan konsep dengan makna mendalam
Istilah pacarana dan taaruf marak di tengah masyarakat Indonesia. Pacaran merupakan aktivitas hubungan laki-laki dan perempuan yang diharamkan dalam Islam.
Dalam Islam, taaruf online merupakan proses saling mengenal antara pria dan wanita dengan tujuan untuk menikah. Biasanya dilakukan secara daring melalui aplikasi atau platform khusus.
Menurut pendakwah Ustaz Khalid Basalamah taaruf bisa dilakukan dengan sebatas bertanya lebih dalam tentang lawan jenis. Misal menanyakan hal seperti latar belakang keluarga.
Agama meliputi pemahaman keimanan dan ibadah. Sementara, akhlak ialah perilaku terhadap orang-orang terdekat seperti guru, sahabat, hingga lawan jenisnya.
Ustaz Arif Rahman Lubis mengatakan ketika seorang muslimah banyak yang datang ingin melamar, terlebih yang melamar itu memiliki perilaku baik, maka itu adalah sebuah hal yang baik.
Penting untuk mencari tahu secara menyeluruh dan mendalam calon pasangan. Jangan sampai kita abai dan tidak mengetahui secara menyeluruh dan mendalam, akhirnya setelah menikah baru ada penyesalan
Pondok Pesantren Darul Falah Pusat di Sidoarjo menggelar nikah massal tiap lima tahun sekali. Uniknya para santri peserta nikah massal tidak tahu siapa calon pasangannya sebelum ijab kabul.
Belakangan tak sedikit yang meragukan ta'aruf sebagai proses menuju pernikahan. Karena satu dua kasus gagalnya pernikahan lewat ta'aruf, ia diragukan sebagai tahap yang bisa melanggengkan rumah tangga. Padahal itu terjadi karena ta'aruf yang kurang baik dan benar.
Ta'aruf kini banyak ditempuh oleh muda-mudi muslim yang ingin menikah. Alih-alih pacaran bertahun-tahun, mereka memilih melakukan perkenalan serius untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Bagaimana sejarah ta'aruf hingga bisa sepopuler sekarang?