Gandeng Banyak Pihak, YKPI Bertekad Turunkan Angka Pasien Stadium Lanjut
Tim langit 7
Jum'at, 12 Mei 2023 - 00:00 WIB
Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menggandeng banyak pihak untuk mengurangi angka kejadian pasien stadium lanjut
Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) menggandeng banyak pihak untuk mengurangi angka kejadian pasien stadium lanjut. Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani di Sekolah Global Prima Kota Medan, Sumatera Utara.
Beberapa pihak yang hadir Ketua Umum YKPI, Linda Agum Gumelar; dr. Walta Gautama ST, Sp.B, Subsp, Onk.(K) Ketua Umum Perhimpunan Dokter Bedah Indonesia (PERABOI) dan Dr. dr. Isti Ilmiati Fujiati, MSc, CM-FM, MPd.Ked, Sp.KKLP selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI).
Perjanjian kerjasama ini untuk mewujudkan visi YKPI bersama PERABOI dalam rangka menurunkan angka kejadian kanker payudara stadium lanjut dan meningkatkan pengetahuan para dokter keluarga dan masyarakat terkait kanker payudara dan deteksi dini guna pencegahannya sedini mungkin melalui pelatihan yang akan dilakukan ketiga pihak.
Baca juga:Ikrar Bergabung ke NU, Hanan Attaki Siap Perjuangkan Aswaja
Diketahui, kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar dan penyebab kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia yang terdiagnosa kanker.
Data GLOBOCAN 2020 menunjukkan bahwa di Indonesia terdapat kasus baru kanker payudara mendekati 66 ribu jiwa dengan tingkat kematian lebih dari 22 ribu jiwa. "Karenanya, perlu mengambil langkah-langkah sosialisasi dan edukasi masyarakat muda khususnya generasi milenial untuk memahami sejak awal tentang kanker payudara dalam menekan kejadian stadium lanjut," kata Linda dikutip Jumat (12/5/2023)
Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang deteksi dini kanker payudara serta Praktek SaDaRi (Periksa Payudara Sendiri) sedini mungkin sehingga dapat mengurangi resiko kematian bahkan dapat disembukan.
Beberapa pihak yang hadir Ketua Umum YKPI, Linda Agum Gumelar; dr. Walta Gautama ST, Sp.B, Subsp, Onk.(K) Ketua Umum Perhimpunan Dokter Bedah Indonesia (PERABOI) dan Dr. dr. Isti Ilmiati Fujiati, MSc, CM-FM, MPd.Ked, Sp.KKLP selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI).
Perjanjian kerjasama ini untuk mewujudkan visi YKPI bersama PERABOI dalam rangka menurunkan angka kejadian kanker payudara stadium lanjut dan meningkatkan pengetahuan para dokter keluarga dan masyarakat terkait kanker payudara dan deteksi dini guna pencegahannya sedini mungkin melalui pelatihan yang akan dilakukan ketiga pihak.
Baca juga:Ikrar Bergabung ke NU, Hanan Attaki Siap Perjuangkan Aswaja
Diketahui, kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar dan penyebab kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia yang terdiagnosa kanker.
Data GLOBOCAN 2020 menunjukkan bahwa di Indonesia terdapat kasus baru kanker payudara mendekati 66 ribu jiwa dengan tingkat kematian lebih dari 22 ribu jiwa. "Karenanya, perlu mengambil langkah-langkah sosialisasi dan edukasi masyarakat muda khususnya generasi milenial untuk memahami sejak awal tentang kanker payudara dalam menekan kejadian stadium lanjut," kata Linda dikutip Jumat (12/5/2023)
Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang deteksi dini kanker payudara serta Praktek SaDaRi (Periksa Payudara Sendiri) sedini mungkin sehingga dapat mengurangi resiko kematian bahkan dapat disembukan.