LANGIT7.ID-, Malang- - Ustadz
Hanan Attaki mengikrarkan diri sebagai anggota Nahdlatul Ulama (NU). Pembaiatan dilakukan di hadapan Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.
Sumpah ini diucapkan dalam acara Halal Bihalal 1444 Hijriyah Keluarga Besar Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, Kamis (11/5/2022)
Marzuki secara gamblang membimbing Hanan Attaki menyampaikan ikrarnya menjadi anggota NU. Hanan Attaki pun mengikuti ikrar yang dibacakan Marzuki. Pembaitan disaksikan sejumlah jamaah yang hadir di pondok tersebut.
Baca juga:
Ustaz Hanan Attaki: 3 Janji Allah Bagi Orang yang Berinfak"Alhamdulillah, malam ini adalah malam terbaik dalam hidup saya sejak ibu melahirkan saya. Karena bagi seorang mukmin dia dilahirkan dua kali, pertama jasadnya oleh orang tua biologisnya, kedua dilahirkan ruhiyahnya oleh gurunya atau mursyidnya," kata Hanan Attaki dikutip di laman resmi NU Jatim.
Hanan Attaki pun menyatakan siap untuk memperjuangkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) NU.
Turut hadir di antaranya Rais Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia Nadirsyah Hosen, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Bojonegoro KH Anwar Zahid, Wali Kota Malang H Sutiaji, dan undangan lain
Berikut ini teks baiat NU oleh KH Marzuki Mustamar kepada Ustaz Hanan Attaki :
Bismillahirrahmanirrahim ...Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah. Radhitu billaha rabbah, wa bil islami dina, wa bi muhammadin nabiyya wa rasula.1. Saya Ustaz Hanan Attaki, menyatakan demi Allah benar-benar Muslim, Mukmin, dhohiron wa bathinan.2. Saya Ustaz Hanan Attaki, menyatakan berbaiat, bersumpah, mengikuti ajaran akidah ulama, habaib, kiai dari kalangan Ahlussunnah wal Jamaah.3. Saya Ustaz Hanan Attaki bersumpah, berbaiat, demi Allah benar-benar masuk dan mengikuti jamiyah, jamaah dan ajaran Nahdlatul Ulama yang dita'sis oleh Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari, KH Abdul Wahad Hasbullah, KH Bisri Syansuri, dhohiron wa bathinan, wa radhitu bidzalika.4. Saya Ustaz Hanan Attaki, menyatakan benar-benar dhohiron wa bathinan menerima sistem bernegara, berbangsa, NKRI, yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dengan bimbingan para ulama, para habaib dari Ahlussunnah wal Jamaah.5. Selanjutnya, kami menyatakan siap mati membela Islam, siap mati membela Ahlussunnah wal Jamaah, siap mati membela dan memperjuangkan Nahdlatul Ulama, siap mati untuk NKRI.La haula wala quwwata illa billahil aliyyil 'adzim(ori)