Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 09 Maret 2026
home global news detail berita

LTN PWNU Jatim Gandeng Influencer untuk Dakwahkan NU

tim langit 7 Rabu, 05 Maret 2025 - 23:00 WIB
LTN PWNU Jatim Gandeng Influencer untuk Dakwahkan NU
Ketua LTN PWNU Jatim H Helmy M Noor (kiri) dalam program Ngaji Nusantara PWNU Jatim di Surabaya, Rabu (5/3/2025),
LANGIT7-surabaya,- - Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur siap menggandeng "influencer" (pemengaruh) untuk mendakwahkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam yang ramah bagi siapapun.

"Sekarang, kami masih menata kolaborasi antar-lembaga di PWNU untuk melakukan lompatan dakwah digital, tapi ke depan kami akan menggandeng inluencer, karena Generasi Z memang perlu didampingi, bukan dihakimi," kata Ketua LTN PWNU Jatim H Helmy M Noor dalam program 'Ngaji Nusantara' PWNU Jatim di Surabaya, Rabu (5/3/2025).

Dalam program "ngaji" bertema "Dakwah Digital: Solusi Sindrom Candu Smartphone di Kalangan Gen Z" yang dibuka Sekretaris PWNU Jatim DR Ir Muhammad Faqih itu, Helmy mengisi sesi kajian tematik bersama Prof Dr Masdar Hilmy (Ketua LP Ma’arif NU Jatim), lalu dilanjut sesi tausiyah oleh KH. Abd. Matin Djawahir (Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim).

"Ngaji Nusantara pada setiap Ramadhan ini merupakan lompatan dakwah digital yang perlu dikembangkan terus, apalagi PWNU Jatim telah menjadi inisiator dan penggerak dakwah digital di NU dengan mengadakan Istighotsah Kubro Digital saat COVID-19 melalui zoom di PWNU Jatim, lalu Lirboyo 15, dan Gedung Negara Grahadi. Pesertanya ada 3 jutaan, tentu ini lompatan dakwah digital yang luar biasa," katanya.

Baca juga:Sambut Ramadhan, PWNU Jatim Adakan Ngaji Nusantara pada 5-20 Maret

Menurut "santri" mantan Ketua Umum PBNU KHA Hasyim Muzadi itu, NU memang sudah saatnya menggerakkan dakwah secara digital, karena dakwah memang perlu "kemasan" kekinian sesuai zaman/era, meski konten tidak perlu diubah, tapi kemasan harus berubah dalam bentuk video pendek, animasi, quote, dan sebagainya agar tidak terkesan kuno dan berat.

"Kalau ada 'rebranding' dalam kemasan dakwah menjadi lebih kekinian melalui digitalisasi, maka siswa yang terbiasa dengan akun tertentu akan 'rindu' dengan guru lewat dunia digital, sehingga siswa tidak ketagihan dengan ustadz-ustadz artis hanya karena mampu bicara dalam 5 menit saja. Nah, dakwah kedepan juga perlu kemasan 5 menit," katanya.

Saat membuka "Ngaji Nusantara" itu, Sekretaris PWNU Jatim DR Ir Muhammad Faqih menilai pengajian tematik saat Ramadhan merupakan tradisi yang baik dan dapat menjadi 'oase' di tengah konten digital yang tidak baik, apalagi dilakukan dengan cara dakwah sesuai zaman.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris PWNU Jatim M Faqih mencontohkan Kiai Matin (pemberi tausiyah) sebagai Kiai Digital, karena cara dakwahnya. "Saya punya akun 'dawuh kiai matin' dan juga ada tiga studio podcast di rumah, termasuk di kamar tidur," ujar Kiai Matin saat tausiyah.

Dalam konteks pendidikan, Ketua LP Ma'arif PWNU Jatim Prof Dr Masdar Hilmy menilai digitalisasi saat ini sudah menjadi "candu" yang sulit dipisahkan dari keseharian, karena itu solusi terbaik adalah mengarahkan ketergantungan (candu) menjadi hal positif dan hal ini menjadi tugas utama para orang tua saat ini.

"Ya, tinggal mengarahkan ketergantungan menjadi produktif. Hal itu perlu peran utama dari orang tua melalui, karena itu orang tua perlu awasi gawai agar positif. Kalau perlu pengawasan dengan reward dan punishment. Bisa juga ada satu hari dalam seminggu yang dijadikan 'Hari Tanpa Gawai' selama 5-8 jam saja dan jalan-jalan saja," kayanya.

Untuk hari kedua "Ngaji Nusantara" (6/3/2025) bertema "Ramadan Penuh Cinta, Saatnya Peduli Sesama" di lantai 1 Gedung PWNU Jatim dengan tausiyah oleh Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si (Wakil Rois Syuriyah PWNU Jatim) dengan narasumber "istimewa" yakni DR Asep Heri (Kepala BPN Jatim/PW LWP Jatim) dan DR H Choirur Roziqin MPd (PW Lazisnu Jatim)

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 09 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:07
Ashar
15:10
Maghrib
18:12
Isya
19:20
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)