LANGIT7.ID, JAKARTA - Allah Ta'ala telah berjanji kepada orang yang berinfak dalam keadaan sembunyi-sembunyi, ataupun terang-terangan. Hal ini sebagaimana tercantum dalam dua ayat di dalam Al-Qur'an Surat Fathir Ayat 29-30:
اِنَّ الَّذِيۡنَ يَتۡلُوۡنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنۡفَقُوۡا مِمَّا رَزَقۡنٰهُمۡ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرۡجُوۡنَ تِجَارَةً لَّنۡ تَبُوۡرَۙ . لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّهٗ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi. Agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri." (Q.S Fathir:29-30).
Penceramah Ustaz Hanan Attaki menjelaskan Allah Ta'ala menjanjikan banyak hal kepada orang yang berinfak. Pertama adalah perniagaan atau pedagangan yang tidak mungkin rugi. "Jadi benarlah sabda Rasulullah bahwa dia, nabi bersumpah demi Allah tidak akan berkurang harta karena sedekah," kata Ustaz Hanan Attaki dalam kajiannya dikutip Selasa (27/12/2022).
Baca Juga: Tafsir Al Hajj Ayat 1: Perintah Bertakwa kepada Allah Ta'alaMenurut dia, hal tersebut menjadi makna dalam penggalan ayat di atas, yaitu perniagaan yang tidak mungkin rugi. "Ketika kita menginfakan harta untuk masjid, membantu orang lain, serta keluarga kita, maka mustahil infak kita akan membawa pada kerugian," ujarnya.
Kedua, kata Ustaz Hanan Attaki, Allah Ta'ala menjanjikan akan menyempurnakan bayaran untuk mereka. Dan tidak akan pernah diberikan balasan yang kurang dari haknya.
"Jadi orang yang berinfak dan bersedekah di jalan Allah, maka Allah akan menyempurnakan balasan mereka," ucapnya.
Ketiga, Allah menjanjikan akan menambahkan untuk mereka anugerah dan karunia dari Allah yang tidak disebutkan secara spesifik bentuknya. Dan ini kata Ustaz Hanan Attaki, justru menjadi kejutan bagi umatNya yang bersedekah.
"Bisa berbentuk kebahagiaan, kehormatan, kemuliaan keluarga dan banyak hal. Kesenangan, ketenangan dan seterusnya di antara karunia-karunia Allah Ta'ala. Maka salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan dan kebaikan yang berlipat ganda itu adalah berinfak dalam keadaan terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi," ujarnya.
Baca Juga: Punya Dampak Positif, Ini Manfaat Liburan Bareng Anak(zhd)