Amalan Ringan Tapi Berat di Timbangan: Sebarkan Salam, Rajin Tahajud, dan Silaturahmi
Muhajirin
Sabtu, 13 Mei 2023 - 04:00 WIB
ilustrasi
Islam merupakan agama yang mudah. Ada banyak fitur-fitur amal yang bisa dipilih dan menjadi jalan menuju surga. Jika tidak mampu berzakat, maka Allah sediakan fitur sedekah. Tak punya harta, cukup sebarkan salam. Itu menjadi catatan amal yang memberatkan timbangan kebaikan di akhirat kelak.
Rasulullah SAW memberikan perhatian yang besar terhadap amalan salam. Beliau selalu memotivasi umatnya untuk senantiasa menanamkan dan mempraktikkan salam dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Muslim).
Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, menerangkan, beberapa makna menyebarkan salam. Pertama, mengucapkan kalimat salam ‘Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh’ kepada saudara muslim yang ditemui.
Kedua, bukan hanya diucapkan, umat Islam didorong untuk menyebarkan perdamaian. Orang yang telah selesai menunaikan ibadah shalat, seharusnya menjadi umat yang paling depan dalam menciptakan keadaan damai.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتًا غَيْرَ بُيُوْتِكُمْ حَتّٰى تَسْتَأْنِسُوْا وَتُسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَهْلِهَاۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat." (QS An-Nur: 27).
Rasulullah SAW memberikan perhatian yang besar terhadap amalan salam. Beliau selalu memotivasi umatnya untuk senantiasa menanamkan dan mempraktikkan salam dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Muslim).
Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, menerangkan, beberapa makna menyebarkan salam. Pertama, mengucapkan kalimat salam ‘Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh’ kepada saudara muslim yang ditemui.
Kedua, bukan hanya diucapkan, umat Islam didorong untuk menyebarkan perdamaian. Orang yang telah selesai menunaikan ibadah shalat, seharusnya menjadi umat yang paling depan dalam menciptakan keadaan damai.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَدْخُلُوْا بُيُوْتًا غَيْرَ بُيُوْتِكُمْ حَتّٰى تَسْتَأْنِسُوْا وَتُسَلِّمُوْا عَلٰٓى اَهْلِهَاۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat." (QS An-Nur: 27).