home edukasi & pesantren

Tips Jemaah Haji Indonesia Hadapi Suhu Panas di Tanah Suci

Ahad, 28 Mei 2023 - 08:00 WIB
Jemaah haji Indonesia harus menyesuaikan perbedaan suhu dengan Arab Saudi.Foto/ist
Jemaah haji Indonesia harus menyesuaikan temperatur atau perbedaan cuaca dengan Arab Saudi. Perbedaan suhu ini bisa mempengaruhi kondisi kesehatan para jemaah.

Anggota Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumenep, Jawa Timur, dr H Slamet Riadi, mengatakan kondisi cuaca dan suhu siang hari di Madinah mencapai 27-43 derajat Celcius. Sedangkan di Makkah 28-45 derajat Celcius.

Slamet mengimbau agar jemaah mewaspadai bahaya heat stroke atau serangan stroke karena sengatan panas.

"Yang harus dilakukan adalah sering-seringlah minum, jangan menunggu haus. Upayakan 300 cc (1 gelas) per jam. Minimal 5-6 liter per hari. Beri oralit di botol minum. Semprotkan air botol ke wajah. Gunakan masker basah, pakaian longgar dan pakai kaos kaki," ujarnya.

Baca juga:Momen Gus Mus Tahlil di Makam Tokoh Muhammadiyah Buya Syafi'i Ma'arif

Dia mengimbau calon jamaah haji untuk memperbanyak minum air agar tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan air dalam tubuh yang menyebabkan mimisan, tubuh lemas, pusing dan mudah luka.

"Pastikan perlengkapan lengkap di cuaca panas. Misalnya payung, kacamata hitam, semprotan air yang berisi air mineral, alas kaki dengan tali belakang, masker, tas transport yang berisi dapih A, KKJH, snack, kurma, obat-obatan. Untuk tas kresek untuk menyimpan sandal dan pelembab," ungkapnya mengutip NU Online, Minggu (28/5/2023).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
arab saudi jemaah haji tips cuaca panas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya