home global news

Tokoh-tokoh Agama Amerika Serukan Perdamaian dan Hentikan Peperangan

Selasa, 30 Mei 2023 - 06:15 WIB
Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali.Foto/ist
“New Decade, making institutional peace take root”. Inilah tema dari acara pertemuan tahunan di Kota New York, Minggu 28 Mei 2023 kemarin. Pertemuan ini sebenarnya adalah pertemuan tahunan. Hanya saja sejak pandemi Covid 19 merebak kegiatan ini terhenti lebih dua tahunan.

Setiap tahunnya pelaksana atau tuan rumah (host) dipergilirkan. Kebetulan tahun ini yang menjadi tuan rumah (pelaksana/organizer) adalah HWPL, sebuah organisasi yang bergerak di bidang perdamaian dunia. Organisasi ini awalnya diinisiasi oleh seorang veteran perang saudara Korea, Chairman Lee.

Saya sendiri sejak awal kegiatan ini selalu hadir tidak mewakili institusi atau organisasi tertentu. Saya justeru diundang sebagai Imam atau tokoh Muslim yang mewakili Komunitas Muslim kota New York.

Tokoh-tokoh agama yang hadir di acara ini dì antaranya tokoh komunitas Yahudi, Kristiani, Hindu, Budha dan agama-agama lainnya. Namun yang berbicara kali ini, selain karena waktu yang terbatas juga karena beberapa pertimbangan lainnya, hanya dua perwakilan agama. Guru Dileepkumar, seorang tokoh Hindu/praktisi Yoga dan saya, mewakili Komunitas Muslim di kota dunia ini.

Tema yang diangkat seperti disebutkan di awal kira-kira menguatkan urgensi institusi perdamaian mengakar dalam masyarakat dan dunia. Maknanya bahwa kecenderungan masyarakat dan dunia kepada kekerasan dan peperangan (tend to violence) harus tergantikan oleh budaya damai (culture of peace) kerjasama (cooperation)!dan kebersamaan (unity). Budaya ini harus terwujud ke dalam institusi, baik formal pada level pemerintahan maupun kemasyarakatan. Ternasuk di dalamnya organisasi-organisasi keagamaan.

Dalam presentasi singkat saya itu saya menyampaikan beberapa hal:

Pertama, bahwa pertemuan kali ini memiliki nilai tambah karena dilakukan pasca pandemi Covid. Juga karena berbagai ancaman keoada perdamaian dunia semakin membesar/nyata dan hampir pada semua tingkatan dan aspek kehidupan manusia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
perang perdamaian amerika serikat tokoh agama imam shamsi ali
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya