Tak Selamanya Buruk, Ini Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan
Muhajirin
Jum'at, 09 Juni 2023 - 18:18 WIB
Pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir
Pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir (UBN), menyebutkan jenis rasa takut yang bisa mendatangkan kebahagiaan. Hal tersebut berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah An-Naziat ayat 40-41.
“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).” (QS. An-Naziat: 40-41).
UBN mengatakan, takut sebenarnya terbagi menjadi dua jenis. Ada takut ibadah dan ada takut yang bukan ibadah. Takut ibadah dikaitkan dengan rasa takut kepada maqom (kedudukan) Allah SWT.
Baca juga:Ketum PKB Cak Imin Ungkap Hasil Survei Bisa Dipesan
“Takut ini mendorong amal shalih serta menjauhkan diri dari maksiat dan keputusasaan. Rasa takut jenis kedua adalah takut yang bukan ibadah. Takut jenis ini adalah takut kepada selain Allah SWT. Takut ini berasal dari setan, bukan dari Allah SWT,” kata UBN dalam tausiahnya di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (9/6/2023).
Takut yang ditujukan kepada keagungan Allah SWT memampukan seseorang menahan hawa nafsu dan mengantarkan pada surga-Nya. Ada pula takut yang mubah (boleh) yakni takut kepada hewan buas atau takut kepada penguasa zalim.
“Akan tetapi, takut yang seperti ini tidak boleh lama-lama dibiarkan karena bila menguasai hati, maka akan mendatangkan kemurkaan Allah. Karena, sesungguhnya binatang buas atau penguasa zalim sekalipun adalah mahluk Allah yang pastinya tidak akan berdaya di hadapan kekuasaan Allah Al-Qawiy,” ujar UBN.
“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).” (QS. An-Naziat: 40-41).
UBN mengatakan, takut sebenarnya terbagi menjadi dua jenis. Ada takut ibadah dan ada takut yang bukan ibadah. Takut ibadah dikaitkan dengan rasa takut kepada maqom (kedudukan) Allah SWT.
Baca juga:Ketum PKB Cak Imin Ungkap Hasil Survei Bisa Dipesan
“Takut ini mendorong amal shalih serta menjauhkan diri dari maksiat dan keputusasaan. Rasa takut jenis kedua adalah takut yang bukan ibadah. Takut jenis ini adalah takut kepada selain Allah SWT. Takut ini berasal dari setan, bukan dari Allah SWT,” kata UBN dalam tausiahnya di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (9/6/2023).
Takut yang ditujukan kepada keagungan Allah SWT memampukan seseorang menahan hawa nafsu dan mengantarkan pada surga-Nya. Ada pula takut yang mubah (boleh) yakni takut kepada hewan buas atau takut kepada penguasa zalim.
“Akan tetapi, takut yang seperti ini tidak boleh lama-lama dibiarkan karena bila menguasai hati, maka akan mendatangkan kemurkaan Allah. Karena, sesungguhnya binatang buas atau penguasa zalim sekalipun adalah mahluk Allah yang pastinya tidak akan berdaya di hadapan kekuasaan Allah Al-Qawiy,” ujar UBN.