Tips Sampaikan “Jangan” ke Anak Usia Dini
Muhajirin
Kamis, 15 Juni 2023 - 12:00 WIB
Psikolog pendiri Komunitas Parenting Lombok, Lalu Yulhaidir
Sebelum konsep berpikir anak berkembang lebih logis pada usia sembilan tahun, orang tua perlu berhati-hati dalam menggunakan kata “jangan” kepada anak-anak. Khususnya anak yang berusia di bawah sembilan tahun.
Hal tersebut dikarenakan anak di rentang usia itu cenderung berpikir konkret, sehingga bila orang tua melarang dengan berkata “jangan”, maka mereka cenderung akan melakukan sebaliknya.
Psikolog pendiri Komunitas Parenting Lombok, Lalu Yulhaidir, mengatakan, anak perlu diperkenalkan dan didekatkan dengan makna kata “jangan”. Meskipun aturan penggunaannya harus sangat bijak digunakan oleh orang tua.
“Tentu, kita akan menggunaklan kata ‘ya, boleh’ pada waktunya, dan menggunakan kata ‘jangan’ pada waktu yang tepat,” kata Lalu Yuhaidir dalam kuliah online Kren Lombok yang diikuti Langit7.id, Kamis (15/6/2023).
Baca juga:7 Destinasi Wisata Edukasi Anak di Jabotabek
Berikut beberapa aturan yang harus diketahui orang tua dalam menggunakan kata “jangan” kepada anak:
1. “Jangan” disertai Penjelasan Logis
Hal tersebut dikarenakan anak di rentang usia itu cenderung berpikir konkret, sehingga bila orang tua melarang dengan berkata “jangan”, maka mereka cenderung akan melakukan sebaliknya.
Psikolog pendiri Komunitas Parenting Lombok, Lalu Yulhaidir, mengatakan, anak perlu diperkenalkan dan didekatkan dengan makna kata “jangan”. Meskipun aturan penggunaannya harus sangat bijak digunakan oleh orang tua.
“Tentu, kita akan menggunaklan kata ‘ya, boleh’ pada waktunya, dan menggunakan kata ‘jangan’ pada waktu yang tepat,” kata Lalu Yuhaidir dalam kuliah online Kren Lombok yang diikuti Langit7.id, Kamis (15/6/2023).
Baca juga:7 Destinasi Wisata Edukasi Anak di Jabotabek
Berikut beberapa aturan yang harus diketahui orang tua dalam menggunakan kata “jangan” kepada anak:
1. “Jangan” disertai Penjelasan Logis