Kemenparekraf Ajak Wisatawan Nikmati Seamless Experience di Indonesia
Esti setiyowati
Selasa, 27 Juni 2023 - 10:46 WIB
Kemenparekraf mengajak wisatawan untuk menikmati seamless experience di Indonesia.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak wisatawan nusantara dan mancanegara berkunjung dan menikmati seamless experience di Indonesia usai status pandemi dicabut.
Seamless experience adalah pengalaman berwisata yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas persyaratan.
"Untuk wisatawan nusantara, yuk kita jalan-jalan di Indonesia aja karena tentunya ini akan meningkatkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan pergerakan ekonomi,” kata Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya dalam Weekly Brief with Sandi Uno yang berlangsung secara daring, di Jakarta, Senin (26/6/2023).
Ia menambahkan, memberikan seamless experience bagi wisatawan artinya tidak perlu lagi upaya untuk memenuhi persyaratan perjalanan seperti kewajiban vaksinasi.
“Karena di beberapa negara vaksinasi itu menjadi hak asasi, jadi pemerintah tidak bisa memaksa. Ini memang cukup menantang waktu itu kondisinya untuk masuk ke Indonesia," lanjut Nia.
Baca juga:Momen Ganjar dan Anies Bertemu di Mekkah, Imam Shamsi: Adem
Dalam kesempatan itu, Nia juga mengapresiasi aksi gerak cepat aparat kepolisian dalam menangani aksi pemerasan kepada wisatawan mancanegara oleh oknum di Bali yang viral di media sosial.
Seamless experience adalah pengalaman berwisata yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas persyaratan.
"Untuk wisatawan nusantara, yuk kita jalan-jalan di Indonesia aja karena tentunya ini akan meningkatkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan pergerakan ekonomi,” kata Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya dalam Weekly Brief with Sandi Uno yang berlangsung secara daring, di Jakarta, Senin (26/6/2023).
Ia menambahkan, memberikan seamless experience bagi wisatawan artinya tidak perlu lagi upaya untuk memenuhi persyaratan perjalanan seperti kewajiban vaksinasi.
“Karena di beberapa negara vaksinasi itu menjadi hak asasi, jadi pemerintah tidak bisa memaksa. Ini memang cukup menantang waktu itu kondisinya untuk masuk ke Indonesia," lanjut Nia.
Baca juga:Momen Ganjar dan Anies Bertemu di Mekkah, Imam Shamsi: Adem
Dalam kesempatan itu, Nia juga mengapresiasi aksi gerak cepat aparat kepolisian dalam menangani aksi pemerasan kepada wisatawan mancanegara oleh oknum di Bali yang viral di media sosial.