Forum Asean IIDC
Gus Yahya Tegaskan Semua Bertanggungjawab Ciptakan Hidup Harmonis
Tim langit 7
Senin, 10 Juli 2023 - 15:59 WIB
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf saat menjadi pembicara kunci di forum sosialisasi Asean Intercultural and Interreligious Dialogue Conference
Harmoni merupakan tujuan hidup umat manusia. Karenanya, pemicu konflik akan dikutuk semua karena mengganggu harmoni. Pernyataan ini ditegaskan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf saat menjadi pembicara kunci di forum sosialisasi Asean Intercultural and Interreligious Dialogue Conference (Asean IIDC), Senij (10/7/2023)
Pidato Gus Yahya sekaligus menjadi sambutan pembuka agenda yang akan menjadi side event KTT Asean di awal September 2023 mendatang. "Menciptakan harmoni adalah cita-cita suci dan ajaran agung semua agama, maka ia wajib diperjuangkan oleh semua," katanya.
Gus Yahya memaparkan kondisi masyarakat dunia dari masa ke masa selalu terjadi konflik. Terlebih, kata eks Jubir Presiden KH Abdurrahman Wahid ini, di era globalisasi seperti sekarang ini yang sudah tidak ada lagi sekat, sehingga semua orang dari latar belakang apa pun bercampur menjadi satu.
Menurut Gus Yahya, semua orang memiliki tanggung jawab untuk mengupayakan kehidupan yang harmonis di masa depan untuk menghindari konflik berkepanjangan. Jika tidak, konflik antarperbedaan di dunia ini akan terus terjadi dan menghancurkan kemanusiaan.
Baca juga:Rangkaian Ibadah Selesai, 3 Jemaah Haji Lansia Indonesia Hilang
“Menjadi tanggung jawab setiap manusia untuk memikirkan cara supaya masyarakat manusia di atas bumi yang kecil ini, di masa depan sungguh-sungguh mampu untuk mengembangkan kehidupan yang harmonis di antara perbedaan-perbedaan yang mereka miliki itu. Karena apabila tidak, maka tidak ada arah lain dari konflik antarperbedaan itu yang kemungkinan terus terjadi di antara manusia selain kehancuran bersama,” tutur Gus Yahya.
Lebih lanjut, Gus Yahya mengungkapkan sebuah ajaran dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang hingga kini menjadi dasar untuk bergerak membangun peradaban dunia yang lebih baik di masa depan. Gus Yahya mengutip kalimat nasihat Gus Dur yakni tidak ada cara yang lebih baik untuk membantu Islam selain dengan menolong kemanusiaan seluruhnya.
Pidato Gus Yahya sekaligus menjadi sambutan pembuka agenda yang akan menjadi side event KTT Asean di awal September 2023 mendatang. "Menciptakan harmoni adalah cita-cita suci dan ajaran agung semua agama, maka ia wajib diperjuangkan oleh semua," katanya.
Gus Yahya memaparkan kondisi masyarakat dunia dari masa ke masa selalu terjadi konflik. Terlebih, kata eks Jubir Presiden KH Abdurrahman Wahid ini, di era globalisasi seperti sekarang ini yang sudah tidak ada lagi sekat, sehingga semua orang dari latar belakang apa pun bercampur menjadi satu.
Menurut Gus Yahya, semua orang memiliki tanggung jawab untuk mengupayakan kehidupan yang harmonis di masa depan untuk menghindari konflik berkepanjangan. Jika tidak, konflik antarperbedaan di dunia ini akan terus terjadi dan menghancurkan kemanusiaan.
Baca juga:Rangkaian Ibadah Selesai, 3 Jemaah Haji Lansia Indonesia Hilang
“Menjadi tanggung jawab setiap manusia untuk memikirkan cara supaya masyarakat manusia di atas bumi yang kecil ini, di masa depan sungguh-sungguh mampu untuk mengembangkan kehidupan yang harmonis di antara perbedaan-perbedaan yang mereka miliki itu. Karena apabila tidak, maka tidak ada arah lain dari konflik antarperbedaan itu yang kemungkinan terus terjadi di antara manusia selain kehancuran bersama,” tutur Gus Yahya.
Lebih lanjut, Gus Yahya mengungkapkan sebuah ajaran dari KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang hingga kini menjadi dasar untuk bergerak membangun peradaban dunia yang lebih baik di masa depan. Gus Yahya mengutip kalimat nasihat Gus Dur yakni tidak ada cara yang lebih baik untuk membantu Islam selain dengan menolong kemanusiaan seluruhnya.