Viral Jemaah Haji Pamer Emas, Begini Tanggapan MUI
Muhajirin
Selasa, 11 Juli 2023 - 18:08 WIB
Seorang jamaah haji asal Sulawesi Selatan memamerkan tangannya yang penuh dengan perhiasan emas
Ramai di media sosial sebuah video jemaah haji memamerkan perhiasan emas saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. Sambil tersenyum, wanita dalam video tersebut memerlihatkan gelang, cincin, dan kalung emas.
Ketua Bidang Fatwa MUI Sulawesi-Selatan, Ruslan Wahab, menegaskan aksi pamer perhiasan bukan bagian ajaran Islam. Tak hanya itu, aksi pamer perhiasan saat pulang dari Tanah Suci Mekkah juga bukan bagian dari tradisi Bugis Makassar.
"Dalam budaya kita yang ditonjolkan ada semangat beragamanya, bukan penampilan glamornya. Ini adalah perbuatan orang-orang tertentu dan menyalahi agama Islam dan tradisi Bugis Makassar," kata Ruslan melalui laman resmi MUI di Makassar, Selasa (11/7/2023).
Baca juga:Tak Sesuai Norma, Ketua MUI KH Cholil Tolak Rencana Pertemuan LGBT ASEAN di Jakarta
Selain itu, dia juga berpesan kepada panitia Manasik Haji agar selalu mengingatkan kepada jamaah haji agar tidak memamerkan perhiasan. Itu karena aksi tersebut merupakan bagian dari kesombongan.
"Kita berharap kepada panitia haji agar jangan hanya menyampaikan materi seputar Rukun Haji saja, tetapi juga menyampaikan dakwah kepada jamaah agar lebih merendah diri dan terhindari dari perbuatan sombong," tutur Ruslan.
Sekretaris Umum MUI Sulsel, Prof Dr KH Muammar Bakry, juga berpesan, ibadah haji seharusnya membuat orang lebih merendahkan diri. Hal tersebut merupakan salah satu inti dari pesan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
Ketua Bidang Fatwa MUI Sulawesi-Selatan, Ruslan Wahab, menegaskan aksi pamer perhiasan bukan bagian ajaran Islam. Tak hanya itu, aksi pamer perhiasan saat pulang dari Tanah Suci Mekkah juga bukan bagian dari tradisi Bugis Makassar.
"Dalam budaya kita yang ditonjolkan ada semangat beragamanya, bukan penampilan glamornya. Ini adalah perbuatan orang-orang tertentu dan menyalahi agama Islam dan tradisi Bugis Makassar," kata Ruslan melalui laman resmi MUI di Makassar, Selasa (11/7/2023).
Baca juga:Tak Sesuai Norma, Ketua MUI KH Cholil Tolak Rencana Pertemuan LGBT ASEAN di Jakarta
Selain itu, dia juga berpesan kepada panitia Manasik Haji agar selalu mengingatkan kepada jamaah haji agar tidak memamerkan perhiasan. Itu karena aksi tersebut merupakan bagian dari kesombongan.
"Kita berharap kepada panitia haji agar jangan hanya menyampaikan materi seputar Rukun Haji saja, tetapi juga menyampaikan dakwah kepada jamaah agar lebih merendah diri dan terhindari dari perbuatan sombong," tutur Ruslan.
Sekretaris Umum MUI Sulsel, Prof Dr KH Muammar Bakry, juga berpesan, ibadah haji seharusnya membuat orang lebih merendahkan diri. Hal tersebut merupakan salah satu inti dari pesan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.