Kenapa Allah Ciptakan Banyak Agama di Muka Bumi?
Muhajirin
Rabu, 19 Juli 2023 - 12:00 WIB
Era modern memungkinkan manusia menyaksikan ragam perbedaan di muka bumi.Foto/ilustrasi
Wakabid Penyelenggara Peribadatan BPMI, KH. Abu Hurairah Abd Salam, menjelaskan, era modern memungkinkan manusia menyaksikan ragam perbedaan di muka bumi.
Di berbagai belahan dunia, dapat disaksikan manusia dengan berbagai jenis kepercayaan. Ada yang menyembah Tuhan, ada yang menyembah matahari, ada yang menuhankan batu, ada yang menyucikan sapi, ada yang sujud pada patung, ada yang beribadah dengan mengelilingi tawaf di Masjidil Haram, ada yang datang ke gereja Bait Lehem untuk berdiri depan patung Yesus, dan ada juga yang meratapi tembok sambil menangis.
Setelah memperhatikan kehidupan manusia di dunia seperti itu, muncul pertanyaan, kenapa manusia beragam seperti itu? Kenapa manusia jadi beraneka macam kepercayaan dan agamanya?
Baca juga:4 Keutamaan Muharram, Bulan yang Dimuliakan Allah SWT
“Sedang Allah SWT dengan sifatnya al-Qadir maha kuasa pasti sanggup menjadikan manusia itu ummat yang satu, satu kepercayaan, satu agama, satu budaya,” kata KH Abu Hurairah dalam kajiannya di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Rabu (19/7/2023).
Ada hikmah Allah menciptakan manusia bersuku dan kelompok. Al-Qur’an menjawab semua pertanyaan ini dengan potongan ayat “alhamdu lillahi rabbil alamin” (Allah SWT adalah Tuhan mereka semua). Semuanya adalah hamba Allah subhanahu wata'ala dan ciptaan-Nya.
“Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh (sesembahanmu) selain Allah. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.” (QS Lukman: 11)
Di berbagai belahan dunia, dapat disaksikan manusia dengan berbagai jenis kepercayaan. Ada yang menyembah Tuhan, ada yang menyembah matahari, ada yang menuhankan batu, ada yang menyucikan sapi, ada yang sujud pada patung, ada yang beribadah dengan mengelilingi tawaf di Masjidil Haram, ada yang datang ke gereja Bait Lehem untuk berdiri depan patung Yesus, dan ada juga yang meratapi tembok sambil menangis.
Setelah memperhatikan kehidupan manusia di dunia seperti itu, muncul pertanyaan, kenapa manusia beragam seperti itu? Kenapa manusia jadi beraneka macam kepercayaan dan agamanya?
Baca juga:4 Keutamaan Muharram, Bulan yang Dimuliakan Allah SWT
“Sedang Allah SWT dengan sifatnya al-Qadir maha kuasa pasti sanggup menjadikan manusia itu ummat yang satu, satu kepercayaan, satu agama, satu budaya,” kata KH Abu Hurairah dalam kajiannya di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Rabu (19/7/2023).
Ada hikmah Allah menciptakan manusia bersuku dan kelompok. Al-Qur’an menjawab semua pertanyaan ini dengan potongan ayat “alhamdu lillahi rabbil alamin” (Allah SWT adalah Tuhan mereka semua). Semuanya adalah hamba Allah subhanahu wata'ala dan ciptaan-Nya.
“Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh (sesembahanmu) selain Allah. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.” (QS Lukman: 11)