home global news

Jelang Pemilu 2024, NU dan Muhammadiyah Diharapkan Jadi Radiator Pendingin Indonesia

Selasa, 25 Juli 2023 - 08:00 WIB
Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal.
Dua ormas Islam terbesar, NU dan Muhammadiyah diharapkan menjadi radiator pendingin Indonesia menjelang dan saat Pemilu 2024. Peran Muhammadiyah dan NU sebagai radiator pendingin Indonesia ini lebih dibutuhkan.

Harapan ini diungkapkan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal dalam tausiyah Pengukuhan PDM dan PDA Demak, Jawa Tengah pada Ahad (23/7/2023).

Menurut Fathurrahman, tahun politik akan senantiasa memanaskan tensi Indonesia. Muhammadiyah dan NU tidak boleh ikut-ikutan panas.

“Itu akan mengademkan Indonesia, karena Indonesia sebentar lagi akan naik tensinya (Pemilu 2024). Maka kita ini jangan ikut-ikutan tensi tinggi, kita ini harus menjadi radiator yang baik untuk bangsa ini.” Ungkapnya.

Pada kesempatan ini, dia juga meminta kepada mubaligh Muhammadiyah supaya tidak mempertebal identitas untuk identifikasi sosial yang memecah umat. Misalnya yang menggunakan kata sayyidina Muhammad di luar salat itu NU dan yang tidak adalah Muhammadiyah.

Baca juga:Yahya Staquf Sebut Muhammadiyah-NU Dua Sayap Islam Saling Melengkapi

Identifikasi tersebut selain mempertebal perbedaan, di sisi lain dikhawatirkan juga akan berdampak sulitnya umat dan mubalig dalam membedakan mana syariat agama dan budaya Arab. Fathur menyarankan, pada setiap level kepemimpinan Muhammadiyah dengan NU untuk sering kopi darat (kopdar).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pemilu 2024 ormas islam muhammadiyah nahdlatul ulama nu
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya