Didik Anak Agar Bertauhid Sejak Dini
Tim langit 7
Jum'at, 28 Juli 2023 - 19:49 WIB
ilustrasi
Mengajarkan tauhid sejak dini bukan sekadar pengenalan ajaran agama, tetapi pondasi kuat untuk membentuk karakter, moralitas, dan sikap hidup yang berkualitas. Tauhid membentik akhlak dan adab seorang anak.
Tauhid merupakan inti dari ajaran Islam. Pentingnya menanamkan tauhid sejak dini terletak pada potensi besar yang dimiliki anak-anak dalam memahami dan meresapi ajaran agama. Anak-anak memiliki daya serap yang tinggi dan jiwa yang murni, sehingga pembentukan dasar agama yang kokoh di masa-masa awal kehidupan akan membekas kuat dalam perjalanan kehidupan mereka kelak.
Menanamkan tauhid kepada anak sejak dini juga akan membantu mereka mengembangkan kedekatan batin dengan Allah. Ketika anak tumbuh dengan kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasi, melihat, dan mengetahui segala perbuatannya, maka timbul rasa cinta dan takut kepada-Nya.
Baca juga:Larangan Bersifat Kikir, Kutub Ekstrim yang Harus Dihindari
Pendakwah asal Yogyakarta, Ustadz Salim A Fillah, menjelaskan, pendidikan tauhid sejak dini sangat penting untuk membentuk dasar spiritualitas yang kuat dalam diri anak. Itu akan menjadikan mereka lebih peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan keadilan saat dewasa nanti.
"Memang kita harus memberikan pengertian kepada anak bahwa yang mengawasi itu bukan orang tua, tetapi Allah, dan itu perlu kita tanamkan sejak dia kecil. Sedini mungkin (diajarkan) bahwa Allah Maha Melihat, bahwa Allah Maha Mengawasi," kata Salim A Fillah saat menyampaikan tausiah secara daring, dikutip Jumat (28/7/2023).
Surah Lukman ayat 13 menjadi bukti tentang pentingnya pendidikan tauhid tersebut. Pelajaran paling utama adalah tauhid. Lukman menasihati anaknya agar tidak menyekutukan Allah. Penanaman karakter tauhid jadi paling pertama sebelum mengajarkan ibadah.
Tauhid merupakan inti dari ajaran Islam. Pentingnya menanamkan tauhid sejak dini terletak pada potensi besar yang dimiliki anak-anak dalam memahami dan meresapi ajaran agama. Anak-anak memiliki daya serap yang tinggi dan jiwa yang murni, sehingga pembentukan dasar agama yang kokoh di masa-masa awal kehidupan akan membekas kuat dalam perjalanan kehidupan mereka kelak.
Menanamkan tauhid kepada anak sejak dini juga akan membantu mereka mengembangkan kedekatan batin dengan Allah. Ketika anak tumbuh dengan kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasi, melihat, dan mengetahui segala perbuatannya, maka timbul rasa cinta dan takut kepada-Nya.
Baca juga:Larangan Bersifat Kikir, Kutub Ekstrim yang Harus Dihindari
Pendakwah asal Yogyakarta, Ustadz Salim A Fillah, menjelaskan, pendidikan tauhid sejak dini sangat penting untuk membentuk dasar spiritualitas yang kuat dalam diri anak. Itu akan menjadikan mereka lebih peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan keadilan saat dewasa nanti.
"Memang kita harus memberikan pengertian kepada anak bahwa yang mengawasi itu bukan orang tua, tetapi Allah, dan itu perlu kita tanamkan sejak dia kecil. Sedini mungkin (diajarkan) bahwa Allah Maha Melihat, bahwa Allah Maha Mengawasi," kata Salim A Fillah saat menyampaikan tausiah secara daring, dikutip Jumat (28/7/2023).
Surah Lukman ayat 13 menjadi bukti tentang pentingnya pendidikan tauhid tersebut. Pelajaran paling utama adalah tauhid. Lukman menasihati anaknya agar tidak menyekutukan Allah. Penanaman karakter tauhid jadi paling pertama sebelum mengajarkan ibadah.