Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 Juni 2026
home masjid detail berita

Larangan Bersifat Kikir, Kutub Ekstrim yang Harus Dihindari

Muhajirin Jum'at, 28 Juli 2023 - 15:01 WIB
Larangan Bersifat Kikir, Kutub Ekstrim yang Harus Dihindari
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Akhlak bakhil (kikir) merupakan kutub ekstrim dari israaf (berlebih-lebihan) dan tabdziir (mubazir). Israaf dan tabdziir berarti melebihi batasan, sementara bakhil kurang dari batasan.

Founder Formula Hati, Ustadz Muhsinin Fauzi, menjelaskan, bakhil atau kikir berarti tidak mengeluarkan apa yang wajib dikeluarkan, atau mengeluarkan tapi di bawah standar yang wajib dikeluarkan.

"Dalam kalimat yang lain, bakhil itu ada dua yakni tidak mengeluarkan sama sekali atau mengeluarkan tapi kurang dari yang seharusnya," kata Ustadz Fauzi dalam Kajian Akhlak dan Adab Formula Hati, dikutip Jumat (28/7/2023).

Israaf dan bakhil bertolak belakang tapi saling terkait. Jika seseorang berperilaku israaf atau tabdzir, bisa dipastikan di sisi lain dia bakhil. Misalnya, seseorang memenuhi kebutuhan pakaian secara berlebihan, bisa jadi bakhil dalam urusan sedekah, karena uangnya sudah habis.

"Bakhil ini memiliki kakak yang namanya syuhha, yaitu akhlak buruk ketika milik orang lain juga ingin dimiliki (rakus). Sifat bakhil yang tidak mengeluarkan miliknya ini lebih ringan, karena tidak sampai mau mengambil hak atau milik orang lain. Namun, kedua sifat ini tetap saja merupakan akhlak buruk yang harus dihindari," ujar Ustadz Fauzi.

Al Asfahani mengatakan, bakhil berarti menahan perkara-perkara atau kepemilikan dari yang tidak pantas untuk ditahan, atau menahan perkara yang wajib keluar. Contoh, ada dana yang harus keluar pada bulan tertentu, tapi tidak dikeluarkan saat jatuh tempo. Seperti nafkah dari suami untuk istri, wajib dikeluarkan dan tidak pantas ditahan.

Ada banyak dalil dalam Al-Qur'an maupun hadits tentang bakhil. Misalnya firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 180:

وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ هُوَ خَيْرًا لَّهُمْ ۗ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ ۗ سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهٖ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ ۗ وَلِلّٰهِ مِيْرَاثُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ ࣖ

"Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari Kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan." (QS Ali-Imran: 180)

bakhil atau kikir menghapus karakter kemanusiaan dan meneguhkan karakter kebinatangan. Sudah seharusnya seorang muslim menjauhi sifat kikir. Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa agar terhindar dari sifat kikir:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْقَبْرِ

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penngecut, aku berlindung kepada-Mu dari kepikunan, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan siksa kubur." (Kitab Bukhari-Muslim no 6390 versi Fathul Bari dan no 5911 versi Al Alamiyah)

Ustadz Fauzi menerangkan beberapa penyebab seseorang bisa menjadi bakhil. Di antaranya lemahnya iman, kurang percaya pada akhirat; mencintai harta secara berlebihan, orang wajib punya harta tapi tidak boleh mencintainya.

Bakhil terjadi karena bisa jadi ada karakter zalim, orang tersebut memang suka melampaui batas dan suka melanggar; anggapan yang keliru bahwa bakhil bisa membuat seseorang kaya; ketakutan akan masa depan yang berlebihan; ketakutan untuk urusan yang berhubungan dengan anak.

Kemudian, orang tua bisa saja salah mendidik anaknya; banyak keinginan yang berujung banyak pengalokasia dan pengeluaran; visi akhirat kurang sehingga tidak tertarik kepada pahala; dan tidak memahami akibat sifat bakhil di akhirat kelak.

Obat sifat kikir adalah kedermawanan. Ada beberapa cara untuk melatih kedermawanan, di antaranya mengembangkan husnudzon kepada Allah bahwa Dia justru akan membalas banyak jika suka memberi (sedekah, wakaf, infak, dan zakat); menguatkan iman terkhusus iman kepada hari akhir.

"Sering membaca fadilah-fadilah sedekah; sering membaa bahayanya bakhil; banyak berkumpul dengan orang-orang dermawan; latihan sedekah dimulai dari perkara yang tidak dia butuhkan, misal kasih makan kucing, sedekah dengan nilai kecil," ujar Ustadz Fauzi.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)