Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 19 Juni 2026
home masjid detail berita

Didik Anak Agar Bertauhid Sejak Dini

tim langit 7 Jum'at, 28 Juli 2023 - 19:49 WIB
Didik Anak Agar Bertauhid Sejak Dini
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Mengajarkan tauhid sejak dini bukan sekadar pengenalan ajaran agama, tetapi pondasi kuat untuk membentuk karakter, moralitas, dan sikap hidup yang berkualitas. Tauhid membentik akhlak dan adab seorang anak.

Tauhid merupakan inti dari ajaran Islam. Pentingnya menanamkan tauhid sejak dini terletak pada potensi besar yang dimiliki anak-anak dalam memahami dan meresapi ajaran agama. Anak-anak memiliki daya serap yang tinggi dan jiwa yang murni, sehingga pembentukan dasar agama yang kokoh di masa-masa awal kehidupan akan membekas kuat dalam perjalanan kehidupan mereka kelak.

Menanamkan tauhid kepada anak sejak dini juga akan membantu mereka mengembangkan kedekatan batin dengan Allah. Ketika anak tumbuh dengan kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasi, melihat, dan mengetahui segala perbuatannya, maka timbul rasa cinta dan takut kepada-Nya.

Baca juga:Larangan Bersifat Kikir, Kutub Ekstrim yang Harus Dihindari

Pendakwah asal Yogyakarta, Ustadz Salim A Fillah, menjelaskan, pendidikan tauhid sejak dini sangat penting untuk membentuk dasar spiritualitas yang kuat dalam diri anak. Itu akan menjadikan mereka lebih peka terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan keadilan saat dewasa nanti.

"Memang kita harus memberikan pengertian kepada anak bahwa yang mengawasi itu bukan orang tua, tetapi Allah, dan itu perlu kita tanamkan sejak dia kecil. Sedini mungkin (diajarkan) bahwa Allah Maha Melihat, bahwa Allah Maha Mengawasi," kata Salim A Fillah saat menyampaikan tausiah secara daring, dikutip Jumat (28/7/2023).

Surah Lukman ayat 13 menjadi bukti tentang pentingnya pendidikan tauhid tersebut. Pelajaran paling utama adalah tauhid. Lukman menasihati anaknya agar tidak menyekutukan Allah. Penanaman karakter tauhid jadi paling pertama sebelum mengajarkan ibadah.

"Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS Lukman: 13)

"Kalau kita periksa Surah Lukman, muroqobatullah itu kurikulum kedua sesudah tauhid, bahkan sebelum mengajarkan ibadah kepada Allah, itu tauhid yang pertama, yang kedua boleh sekolah," ujar Salim A Fillah.

Banyak hal tentang tauhid yang harus diajarkan kepada anak sejak dini. Selain bahaya syirik, anak juga harus mengenal asmaul husna dan sifat-sifat-Nya. Misalnya Allah Maha Melihat. Artinya, Allah SWT akan melihat sekecil apapun. Tentu, penglihatan itu tidak bisa dianalogikan dengan mata manusia.

"Apabila ada satu biji yang sangat kecil tersembunyi di dalam batu atau dilapis-lapis langit atau di dalam kedalaman bumi, maka Allah tetap pasti akan melihatnya, dan Allah akan mendatangkan balasannya kalau kamu melakukan kebaikan," ujar Salim A Fillah.

Penanaman tauhid ini sangat penting agar anak tidak merasa sedih jika kebaikannya tidak mendapatkan apresiasi di lingkungan masyarakat atau sekolah. Itu karena dia merasa yakin Allah akan membalas sekecil apapun perbuatan manusia.

"(Nasihati anak) kalau itu baik, lakukanlah karena balasan dari Allah lebih indah daripada jempolnya Ayah, lebih indah daripada pelukan Ibu, lebih indah daripada pujian guru, lebih indah daripada kekaguman teman-teman," ungkap Salim A Fillah.




(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 19 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan