home global news

Cuaca Esktrem, Tiga Kabupaten di Sulawesi Selatan Terendam Banjir

Senin, 30 Agustus 2021 - 07:15 WIB
Kondisi permukiman warga yang terendam banjir di Kabupaten Bone, Provensi Sulawesi Selatan pada Sabtu (28/8). (foto: BPBD Bone)
Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak dua hari lalu memicu kejadian banjir di beberapa Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan tiga Kabupaten yang terdampak fenomena cuaca tersebut di antaranya Kabupaten Wajo, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Bone.

BPBD Kabupaten Wajo melaporkan hujan intensitas tinggi yang terjadi di hulu sungai Lajokka, Walennae dan beberapa sungai lainnya memicu Daerah Aliran Sungai (DAS) di sekitarnya meluap. Akibatnya luapan tersebut masuk ke pemukiman penduduk.

Laporan Pusdalops BNPB per Sabtu (28/8/2021), 11 kecamatan tercatat terdampak akibat banjir tersebut yaitu Kecamatan Tanasitolo, Kecamatan Tempe, Kecamatan Sajoanging, Kecamatan Pitumpanua, Kecamatan Majauleng, Kecamatan Keera, Kecamatan Penrang, Kecamatan Maniangpajo, Kecamatan Pammana, dan Kecamatan Sabbangparu. Tinggi mata air (TMA) saat kejadian berkisar antara 50 hingga 170 sentimeter.

Berdasarkan pendataan tim di lapangan, banjir tersebut berdampak pada 5.956 KK atau 19.769 jiwa, 1 KK di antaranya harus mengungsi ke rumah kerabat. Selain itu, banjir merendam 5.607 unit rumah, 1 di antaranya rusak berat dan 5 lainnya rusak ringan.

3.717 hektar sawah dan perkebunan milik warga juga ikut terendam akibat kejadian tersebut.

Selain banjir, BPBD Kabupaten Wajo juga melaporkan kejadian longsor akibat fenomena cuaca tersebut.

"2 titik longsor di Kelurahan Maddukkelleng dan 1 titik di Kelurahan Siengkang," jelas Marwa Hikmah, Pusdalops BPBD Kab. Wajo saat dikonfirmasi pada Ahad (29/8/2021).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
banjir bencana alam bnpb sulawesi selatan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya