home masjid

Hati-hati! Salah Memahami Dalil Bisa Sebabkan Perpecahan Umat

Sabtu, 29 Juli 2023 - 23:55 WIB
ilustrasi
Peneliti di Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS), Ahmad Kholili Hasib, menjelaskan, kekeliruan memahami ajaran agama bisa menyebabkan perpecahan umat beragama. Kedatangan Nabi Muhammad SAW dengan membawa risalah Islam, salah satu misinya menyatukan kembali umat beriman dalam satu risalah yang sempurna.

Setelah masa Nabi Musa AS dan Nabi Isa AS, bani Israil dan umat manusia secara umumnya kehilangan petunjuk kebenaran. Kitab-kitab suci mereka ubah (tahrif), sehingga orisinalitas tidak dapat dilacak lagi.

"Akibatnya, penyembahan kepada Allah Swt dicampur dengan kepercayaan-kepercayaan yang tidak pernah dikenal oleh para nabi-nabi sebelumnya. Manusia terpecah-pecah menjadi kepercayaan dan keyakinan bermacam-macam. Saling memusuhi dan bersaing," kata Kholili melalui akun media sosialnya, dikutip Sabtu (29/7/2023).

Islam merupakan agama yang mengajak untuk saling bersaudara, mencintai, dan berkasih-sayang dan mencegah untuk berpecah-belah dan bermusuhan. Permusuhan dan perpecahan bani Israil karena penyimpangan mereka dari kitab suci nabi-nabi mereka.

"Tidak ada permusuhan dalam sejarah, kecuali setelah mereka men-tahrif kitab sucinya," ujar Kholili.

Dalam konteks internal agama Islam, terjadinya permusuhan dan perpecahan juga dipicu oleh salah mengambil dalil teks. Dalil kadang dipahami secara sempit, yaitu adanya dzahir nas (teks) baik dari Al-Qur’an maupun dari hadis.

Maka, amalan apapun yang tidak ada dzahir teks maka divonis menyimpang (bid’ah). Amalan yang tidak dikerjakan Rasulullah SAW adalah haram untuk dilakukan umat zaman ini. Sesat, bid’ah dan menyalahi Al-Qur’an dan as-Sunnah. Tentu saja ini pandangan yang salah kaprah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hadits nabi dalil umat islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya