Pesantren Berkembang Pesat, Tapi Punya Tantangan Berat
Muhajirin
Jum'at, 04 Agustus 2023 - 15:00 WIB
Kehidupan pesantren saat ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman.
Pimpinan Pondok Pesantren At-Tawazun Kalijati Subang, KH Musyfiq Amarullah, mengungkapkan, kehidupan pesantren saat ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman.
Terlebih setelah dibukanya kran reformasi, lembaga pendidikan yang yang berada dipondok pesantren terus berbenah diri. Itu agar terus mendapatkan kepercayaan yang lebih luas di masyarakat. Pesantren juga tidak ingin tidak stagnan yang hanya diminati oleh sekelompok masyarakat tradisional saja, tapi juga merambah ke masyarakat-masyarkat kota yang modern.
"Apalagi setelah pondok pesantren mendapat pengakuan oleh pemerintah, pendidikan pesantren menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional yang termaktub dalam UU Sistem Pendidikan Nasional," kata KH Musyfiq saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Jumat (4/8/2023).
KH Musyfiq mengutarakan, pondok pesantren tidak lagi dipandang sebagai pendidikan tradisional yang ilegal. Namun, pesantren dikaui oleh pemerintah sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai kesetaraan dalam hak dan kewajiban dengan lembaga pendidikan formal lain.
Pendidikan dalam kehidupan pesantren tentunya mempunyai beberapa keunggulan dibanding dengan lembaga pendidikan lainnya. Di antaranya lingkungan pesantren sangat mendukung untuk belajar, pembelajaran berjalan 24 jam secara terintegrasi, penggunaan beberapa bahasa asing sebagai bahasa komunikasi, pembinaan akhlak secara kontinyu, monitoring kegiatan ibadah, pembelajaran dan keterampilan, dan igur kepemimpinan kiai sebagai pengasuh dan pembimbing.
Tantangan pondok pesantren
Beberapa waktu lalu, ada kasus yang sangat 'mengganggu' dengan melibatkan 'kesakralan' institusi pesantren. Hal itu akibat ulah oknum pengasuh atau bahkan pemilik pondok pesantren. Di beberapa wilayah pesantren yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para santri.
Terlebih setelah dibukanya kran reformasi, lembaga pendidikan yang yang berada dipondok pesantren terus berbenah diri. Itu agar terus mendapatkan kepercayaan yang lebih luas di masyarakat. Pesantren juga tidak ingin tidak stagnan yang hanya diminati oleh sekelompok masyarakat tradisional saja, tapi juga merambah ke masyarakat-masyarkat kota yang modern.
"Apalagi setelah pondok pesantren mendapat pengakuan oleh pemerintah, pendidikan pesantren menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional yang termaktub dalam UU Sistem Pendidikan Nasional," kata KH Musyfiq saat menyampaikan khutbah di Masjid Istiqlal Jakarta, dikutip Jumat (4/8/2023).
KH Musyfiq mengutarakan, pondok pesantren tidak lagi dipandang sebagai pendidikan tradisional yang ilegal. Namun, pesantren dikaui oleh pemerintah sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai kesetaraan dalam hak dan kewajiban dengan lembaga pendidikan formal lain.
Pendidikan dalam kehidupan pesantren tentunya mempunyai beberapa keunggulan dibanding dengan lembaga pendidikan lainnya. Di antaranya lingkungan pesantren sangat mendukung untuk belajar, pembelajaran berjalan 24 jam secara terintegrasi, penggunaan beberapa bahasa asing sebagai bahasa komunikasi, pembinaan akhlak secara kontinyu, monitoring kegiatan ibadah, pembelajaran dan keterampilan, dan igur kepemimpinan kiai sebagai pengasuh dan pembimbing.
Tantangan pondok pesantren
Beberapa waktu lalu, ada kasus yang sangat 'mengganggu' dengan melibatkan 'kesakralan' institusi pesantren. Hal itu akibat ulah oknum pengasuh atau bahkan pemilik pondok pesantren. Di beberapa wilayah pesantren yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para santri.