Efektifkah WFH Atasi Polusi Udara di Jakarta?
Esti setiyowati
Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:29 WIB
Ilustrasi WFH.
Dalam satu pekan terakhir kualitas udara di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sangat buruk.
Bahkan pada Ahad, 13 Agustus lalu, indeks kualitas udara DKI Jakarta berada di angka 156 dengan keterangan tidak sehat.
Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo mengatakan, semua pihak harus berani mendorong perusahaan untuk melaksanakan hybrid working.
"Kita harus berani mendorong banyak kantor melaksanakan hybrid working, work from office, work from home," kata Jokowi, Senin (14/8/2023).
Hal yang sama pun diserukan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang akan menerapkan kebijakan WFH per September. Kebijakan tersebut menyusul tingginya polusi udara di ibu kota.
Baca juga:Kualitas Udara di Jabodetabek Buruk, Ini Langkah Mengatasinya
Lalu, apakah WFH dapat berdampak pada perubahan lingkungan, khususnya kualitas udara?
Bahkan pada Ahad, 13 Agustus lalu, indeks kualitas udara DKI Jakarta berada di angka 156 dengan keterangan tidak sehat.
Dalam rapat terbatas, Presiden Joko Widodo mengatakan, semua pihak harus berani mendorong perusahaan untuk melaksanakan hybrid working.
"Kita harus berani mendorong banyak kantor melaksanakan hybrid working, work from office, work from home," kata Jokowi, Senin (14/8/2023).
Hal yang sama pun diserukan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang akan menerapkan kebijakan WFH per September. Kebijakan tersebut menyusul tingginya polusi udara di ibu kota.
Baca juga:Kualitas Udara di Jabodetabek Buruk, Ini Langkah Mengatasinya
Lalu, apakah WFH dapat berdampak pada perubahan lingkungan, khususnya kualitas udara?