home home & garden

Interior Rasa Lawas lewat Gebyok hingga Poster Jadul dalam Hunian Modern

Senin, 30 Agustus 2021 - 17:00 WIB
Interior rumah milik Solikin yang kental dengan nuansa Jawa kuno Foto: Langit7.id/arif purniawan
Mendesain rumah bergaya arsitektur modern dengan sentuhan tempo dulu semakin mudah diwujudkan. Perpaduan antara tembok semen ekspose, gebyok, atau kusen dari ukiran kayu jati memberi keunikan tersendiri sebuah hunian.

Konsep itu menjadi pilihan Solikin, 51, warga Satria Selatan V Plombokan, Semarang Utara, Kota Semarang. Saat memasuki rumah yang dibangun di atas lahan seluas 15 x 30 meter persegi persegi pada 2005 tersebut, pengunjung seperti terlempar ke masa lampau.

Dalam rumah dua lantai yang cukup megah tersebut, terdapat keliran, atau sejenis gebyok berbahan kayu jati tipis bercat hijau pupus, tanpa banyak ukiran. Keliran itu bukan barang antik, melainkan sepenuhnya baru. Model yang dijadikan acuan adalah gaya ukiran dari desa asal Solikin, yakni Bulu Kropak, Grobogan.

“Saya membeli bahannya. Kemudian saya serahkan kepada tukang kayu, untuk mengerjakan,” cerita Solikin, kepada LANGIT7.id, Ahad (29/8/2021).

Sementara, untuk pintu utama, ia memilih memasang gebyok penuh ukiran. Gebyok model itu biasanya berasal dari Jepara atau Kudus dan juga dibelik Solikin dalam kondisi baru.

Demi menghadirkan keliran dan gebyok untuk memunculkan suasana jawa kuno, Solikin lumayan merogoh kantong cukup dalam.

Gebyok depan rumah Ia beli 16 tahun lalu eharga Rp15 juta. Sementara kusen gebyok untuk tiap kamar, rata-rata Rp7, 5 juta.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
desain interior arsitektur rumah dekorasi rumah rumah tradisional
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya