Agar Tak terjerat Pinjol, MUI: Bedakan Kebutuhan dan Keinginan!
Tim langit 7
Rabu, 16 Agustus 2023 - 07:58 WIB
ilustrasi
Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PD PAB) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Masyhuril Khamis, memberikan tips agar terhindar dari jerat pinjaman online (pinjol). Masyarakat perlu membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
“Era sekarang kita sulit membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Terlebih dengan adanya arus digitalissi yang kuat,” ungkap Kiai Masyhuril, dikutip Rabu (16/8/2023).
Dia juga mengatakan terdapat dua faktor berkaitan dengan pinjol. Kedua faktor ini yang harus menjadi perhatian bersama.
Pertama, adanya mega kompetitor. Dewasa ini, kompetisi di segala bidang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Akibat dari perilaku tersebut melahirkan perilaku konsumtif khususnya di kalangan remaja dan dewasa.
Kedua, arus digitalisasi yang cepat. Tidak dapat dipungkiri bahwa arus digital memicu adanya kompetitor itu sendiri. Efek domino inilah yang juga menjadi faktor seseorang untuk menggunakan jasa pinjol.
Baca juga:MUI Ingatkan Pentingnya Literasi Keuangan Syariah Antisipasi Pinjol Ilegal
“Saya harap public figure negeri ini mampu memberikan teladan baik agar tidak konsumtif. Melalui teladan tersebut setidaknya menjadi gerakan awal yang bisa kita lakukan bersama,” bebernya.
“Era sekarang kita sulit membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Terlebih dengan adanya arus digitalissi yang kuat,” ungkap Kiai Masyhuril, dikutip Rabu (16/8/2023).
Dia juga mengatakan terdapat dua faktor berkaitan dengan pinjol. Kedua faktor ini yang harus menjadi perhatian bersama.
Pertama, adanya mega kompetitor. Dewasa ini, kompetisi di segala bidang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Akibat dari perilaku tersebut melahirkan perilaku konsumtif khususnya di kalangan remaja dan dewasa.
Kedua, arus digitalisasi yang cepat. Tidak dapat dipungkiri bahwa arus digital memicu adanya kompetitor itu sendiri. Efek domino inilah yang juga menjadi faktor seseorang untuk menggunakan jasa pinjol.
Baca juga:MUI Ingatkan Pentingnya Literasi Keuangan Syariah Antisipasi Pinjol Ilegal
“Saya harap public figure negeri ini mampu memberikan teladan baik agar tidak konsumtif. Melalui teladan tersebut setidaknya menjadi gerakan awal yang bisa kita lakukan bersama,” bebernya.