Mahasiswa Baru Kerap Alami Gegar Budaya, Ini 6 Cara Mengatasinya
Esti setiyowati
Sabtu, 19 Agustus 2023 - 22:40 WIB
ilustrasi
Culture shock atau gegar budaya kerap muncul saat seseorang memasuki lingkungan dan budaya baru. Saat mengalami culture shock seseorang akan merasa cemas, bingung, hingga frustasi.
Salah satu kelompok yang mengalami gegar budaya adalah para mahasiswa baru.
“Semua maba mengalami yang namanya culture shock. Hanya saja setiap mahasiswa memiliki taraf kekagetan yang berbeda-beda,” kata Dosen Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Siti Jaroah.
Menurut Siti Jaroah, ada berbagai macam culture shock yang bakal dialami mahasiswa baru. Gegar budaya yang dirasakan bisa dari makanan, pergaulan, cara berpakaian, lingkungan, bahkan sejatinya semua hal di sekitar juga dapat menjadi pemicu culture shock.
Untuk dapat menyiasati perasaan gegar budaya agar tidak berlarut-larut, Siti Jaroah menyebutkan sejumlah kiat, yaitu:
1. Berpikiran terbuka
Siti Jaroah menyarankan untuk berpikiran terbuka dalam mempelajari hal dan lingkungan baru serta berdamai dengan keadaan itu.
Salah satu kelompok yang mengalami gegar budaya adalah para mahasiswa baru.
“Semua maba mengalami yang namanya culture shock. Hanya saja setiap mahasiswa memiliki taraf kekagetan yang berbeda-beda,” kata Dosen Psikologi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Siti Jaroah.
Menurut Siti Jaroah, ada berbagai macam culture shock yang bakal dialami mahasiswa baru. Gegar budaya yang dirasakan bisa dari makanan, pergaulan, cara berpakaian, lingkungan, bahkan sejatinya semua hal di sekitar juga dapat menjadi pemicu culture shock.
Untuk dapat menyiasati perasaan gegar budaya agar tidak berlarut-larut, Siti Jaroah menyebutkan sejumlah kiat, yaitu:
1. Berpikiran terbuka
Siti Jaroah menyarankan untuk berpikiran terbuka dalam mempelajari hal dan lingkungan baru serta berdamai dengan keadaan itu.