Begini Seharusnya Orang Tua Bentengi Anak dari Konten LGBT
Tim langit 7
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 09:00 WIB
ilustrasi
Konten yang memaparkan tentang perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ) kian marak dan meresahkan masyarakat.
Konten tersebut kini bisa dengan mudah diakses anak-anak lewat platform YouTube Kids. Konten tersebut dibuat khusus anak-anak untuk mengeksplorasi minat mereka terhadap konten-konten video yang sesuai dengan usianya.
Dokter muda NU dr Ita Fajria Tamim menekankan orang tua untuk selalu mengamati tontonan anak. Idealnya, sebelum anak menonton acara/serial tertentu, orang tua sudah tahu betul isi kontennya. Pasalnya, seringkali orang tua merasa aman saat membiarkan anak menonton platform khusus kids atau anak-anak.
“Sebagai orang tua kita harus rajin mengontrol tapi dengan cara yang baik tidak mengintimidasi, cukup dengan santai, misalnya bertanya soal serial apa yang sedang ia tonton, atau akun youtube-nya dijadikan satu akun dengan kita, sehingga kita bisa cek history tontonan anak,” kata Ning Ita, sapaannya dikutip dari NU Online, Jumat (25/8/2023).
Baca juga:Polusi di Ruangan Ancam Kesehatan, Dosen Unair Bagikan Tips Antisipasi
Ning Ita mengatakan, pendampingan orang tua sangat penting saat anak menonton tayangan apapun, tak terkecuali film kartun. “Faktanya, konten di dalamnya sangat mungkin tidak sesuai dengan norma yang berlaku,” ucap dokter yang berfokus di bidang pengembangan diri itu.
Fakta tersebut menurutnya tak bisa ditampik sebab bagaimanapun platform media sosial yang saat ini menjadi alat kebutuhan masyarakat berasal dari golongan yang berpaham demikian. Munculnya berbagai konten LGBTQ di YouTube Kids jelas menjadi sinyal bahwa gerakannya begitu masif dan terorganisir. Hingga tanpa disadari, anak-anak pun digiring untuk mengakses konten-konten LGBTQ+ secara halus dan pelan-pelan.
Konten tersebut kini bisa dengan mudah diakses anak-anak lewat platform YouTube Kids. Konten tersebut dibuat khusus anak-anak untuk mengeksplorasi minat mereka terhadap konten-konten video yang sesuai dengan usianya.
Dokter muda NU dr Ita Fajria Tamim menekankan orang tua untuk selalu mengamati tontonan anak. Idealnya, sebelum anak menonton acara/serial tertentu, orang tua sudah tahu betul isi kontennya. Pasalnya, seringkali orang tua merasa aman saat membiarkan anak menonton platform khusus kids atau anak-anak.
“Sebagai orang tua kita harus rajin mengontrol tapi dengan cara yang baik tidak mengintimidasi, cukup dengan santai, misalnya bertanya soal serial apa yang sedang ia tonton, atau akun youtube-nya dijadikan satu akun dengan kita, sehingga kita bisa cek history tontonan anak,” kata Ning Ita, sapaannya dikutip dari NU Online, Jumat (25/8/2023).
Baca juga:Polusi di Ruangan Ancam Kesehatan, Dosen Unair Bagikan Tips Antisipasi
Ning Ita mengatakan, pendampingan orang tua sangat penting saat anak menonton tayangan apapun, tak terkecuali film kartun. “Faktanya, konten di dalamnya sangat mungkin tidak sesuai dengan norma yang berlaku,” ucap dokter yang berfokus di bidang pengembangan diri itu.
Fakta tersebut menurutnya tak bisa ditampik sebab bagaimanapun platform media sosial yang saat ini menjadi alat kebutuhan masyarakat berasal dari golongan yang berpaham demikian. Munculnya berbagai konten LGBTQ di YouTube Kids jelas menjadi sinyal bahwa gerakannya begitu masif dan terorganisir. Hingga tanpa disadari, anak-anak pun digiring untuk mengakses konten-konten LGBTQ+ secara halus dan pelan-pelan.