home global news

MUI: Masalah dan Tantangan PM Ismail Masih Cukup Besar

Senin, 30 Agustus 2021 - 19:30 WIB
Kantor Perdana Menteri Malaysia (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin mundur dari jabatannya sebagai atas desakan dari oposisi dan sebagian anggota koalisi. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan bahwa masalah dan tantangan yang harus dihadapi pemerintahan Ismail masih cukup besar.

"Penetapan PM baru hanyalah satu cara untuk menyelesaikan masalah politik di Malaysia. Masih banyak dan besar tantangan dan masalah yang dihadapi khususnya oleh pemerintah baru ini," ujar Sudarnoto kepada LANGIT7.ID, Senin (30/8).

Lebih lanjut, dia mengingatkan jika pemerintah gagal dalam menghadapi dan menjawab tantangan ini dengan tepat, maka tidak mustahil Malaysia akan kembali terjebak dalam konflik elit politik sehingga kesejahteraan rakyat dan bangsa Malaysia akan terpuruk. Menurut dia, Malaysia dalam beberapa tahun ke depan akan mengalami tantangan-tantangan.

Pertama, tantangan menghadapi pandemi sekaligus economic recovery secara tepat. Parlemen memang telah memberikan endorsement anggaran tahun 2021 yang diajukan pemerintah tahun 2020 sebesar RM 250 miliar.

Baca juga:Silaturahim dengan Habib Syech, Ganjar Kangen Jateng Bershalawat

Ada tambahan sebesar RM 10 miliar untuk apa yang disebut sebagi Paket Stimulus. Paket ini digunakan untuk membantu Usaha Kecil dan menengah (UKM) yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi yang meliputi subsidi upah yang disediakan dua kali lebih besar dari yang biasa yaitu sebesar RM 13,8 miliar.

"Masa awal pemerintahan Muhyiddin, Malaysia telah berhasil mengendalikan dan menghadapi Pandemi ini. Akan tetapi, sejak diadakannya Pemilu di Sabah September 2020, virus Pandemi kembali mengganas hingga saat ini apalagi dengan masuknya varian baru," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
malaysia mui
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya