Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

MUI: Masalah dan Tantangan PM Ismail Masih Cukup Besar

ahmad zuhdi Senin, 30 Agustus 2021 - 19:30 WIB
MUI: Masalah dan Tantangan PM Ismail Masih Cukup Besar
Kantor Perdana Menteri Malaysia (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin mundur dari jabatannya sebagai atas desakan dari oposisi dan sebagian anggota koalisi. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan bahwa masalah dan tantangan yang harus dihadapi pemerintahan Ismail masih cukup besar.

"Penetapan PM baru hanyalah satu cara untuk menyelesaikan masalah politik di Malaysia. Masih banyak dan besar tantangan dan masalah yang dihadapi khususnya oleh pemerintah baru ini," ujar Sudarnoto kepada LANGIT7.ID, Senin (30/8).

Lebih lanjut, dia mengingatkan jika pemerintah gagal dalam menghadapi dan menjawab tantangan ini dengan tepat, maka tidak mustahil Malaysia akan kembali terjebak dalam konflik elit politik sehingga kesejahteraan rakyat dan bangsa Malaysia akan terpuruk. Menurut dia, Malaysia dalam beberapa tahun ke depan akan mengalami tantangan-tantangan.

Pertama, tantangan menghadapi pandemi sekaligus economic recovery secara tepat. Parlemen memang telah memberikan endorsement anggaran tahun 2021 yang diajukan pemerintah tahun 2020 sebesar RM 250 miliar.

Baca juga: Silaturahim dengan Habib Syech, Ganjar Kangen Jateng Bershalawat

Ada tambahan sebesar RM 10 miliar untuk apa yang disebut sebagi Paket Stimulus. Paket ini digunakan untuk membantu Usaha Kecil dan menengah (UKM) yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi yang meliputi subsidi upah yang disediakan dua kali lebih besar dari yang biasa yaitu sebesar RM 13,8 miliar.

"Masa awal pemerintahan Muhyiddin, Malaysia telah berhasil mengendalikan dan menghadapi Pandemi ini. Akan tetapi, sejak diadakannya Pemilu di Sabah September 2020, virus Pandemi kembali mengganas hingga saat ini apalagi dengan masuknya varian baru," ujarnya.

Sementara korban pandemi masih sangat tinggi, kesulitan dan kesengsaraan ekonomi juga semakin massif meskipun sudah disediakan anggaran stimulus di atas. Jadi dalam waktu dekat ini hingga menjelang jadwal Pemilu tahun 2023, pemerintahan harus mampu secara efektif menjawab tantangan ini.

“Nasib politiknya, sangat tergantung kepada kemampuan pemerintah untuk menjawab Pandemi ini. Jika Pandemi mengganas karena pemerintah yang tidak efektif, bisa jadi PM Ismail akan mengalami nasib yang sama dengan Muhyiddin” kata Sudarnoto.

Tantangan kedua, kepemimpinan UMNO jilid ke dua ini menjadi pertaruhan apakah Malaysia ke depan akan semakin baik. Dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini dan membaca perubahan-perubahan besar ke depan harusnya mendorong pemerintahan Ismail sekarang ini lebih terbuka. Rencana awal PM Ismail mengikut sertakan oposisi untuk menjadi satu tim menghadapi pandemi, gejolak ekonomi dan politik paling tidak hingga tahun 2023 sebetulnya bagus. Akan tetapi, niat ini diurungkan.

Baca juga: Imam Masjid Istiqlal Ungkap Alasan Tak Ada Klaster akibat Ibadah Berjamaah

"Jika pola kepemimpinan UMNO sekarang ini tidak ditransformasi dan tetap mempertahankan gaya lama UMNO, maka Malaysia akan stagnan. Transformasi kepemimpinan politik menjadi penting untuk meyakinkan bahwa demokrasi benar-benar terwujud sehingga kekuatan-kekuatan civil society dan peran kaum intelijensia memperoleh tempatnya yang baik," jelasnya.

Kelas menengah di Malasysia, ungkap dia, seharusnya sudah tumbuh kuat dan mampu memainkan peran strategis baik bidang politik, sosial dan ekonomi. "Tapi saat ini, negara masih terlalu kuat dan kelompok kelas menengah yang independent juga belum nampak berpengaruh besar," ujarnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)